Sopir Truk Molen yang Tewaskan 6 Orang di Bekasi Ditangkap

Sopir truk molen itu sedang menjalani pemeriksaan di Mapolres Metro Bekasi Kota sebagai saksi.

oleh SupriatinDiterbitkan 01 November 2026, 22:39 WIB
Truk Molen Tabrak Kerumunan di Bekasi, 6 Orang Tewas

Liputan6.com, Jakarta - Polres Metro Bekasi Kota menangkap sopir truk molen bernama Tumijan yang memicu kecelakaan di area halte Jalan Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Kecelakaan itu menewaskan enam orang.

"Kami telah mengamankan sopir truk berinisial TM yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Pol. Putu Kholis Aryana, Minggu (1/11/2026).

Dia mengatakan sopir truk molen itu sedang menjalani pemeriksaan di Mapolres Metro Bekasi Kota sebagai saksi. Dia tidak menutup kemungkinan status sang sopir naik menjadi tersangka.

"Tentu apabila bukti-bukti telah mencukupi dan perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan, tidak menutup kemungkinan statusnya akan ditingkatkan menjadi tersangka," ujarnya.

Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan barang bukti serta meminta keterangan dari para saksi di sekitar lokasi kecelakaan. Seluruh hasilnya akan digunakan untuk kepentingan penyelidikan maupun penyidikan perkara ini.

Petugas turut mendalami kelaikan kendaraan yang dikemudikan Tumijan, khususnya berkaitan aktivitas perawatan serta pemeliharaan berkala, termasuk apakah truk tersebut telah menjalani uji KIR sesuai ketentuan.

"Dokumen-dokumen kendaraan juga akan kami pelajari dan dijadikan bahan untuk melengkapi proses penyelidikan," ucapnya, dikutip Antara.

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia. Korban meninggal telah dievakuasi ke dua rumah sakit. Satu korban dibawa ke RS Siloam Rawa Panjang, sedangkan lima korban lain di RSUD Kota Bekasi.

Sementara enam korban luka-luka saat ini masih mendapatkan perawatan di rumah sakit berbeda. Empat korban dirawat di RS Juwita dan dua korban lain di RS Siloam Rawa Panjang.

Kronologi Kecelakaan

Putu mengatakan kronologis kejadian sementara menurut saksi bermula ketika truk molen melaju dari arah timur menuju barat dengan kondisi jalan menurun sebelum TKP. Di saat bersamaan, truk bernopol B 9548 MV itu diduga mengalami masalah pada sistem pengereman.

Dalam kondisi tersebut, sopir truk berusaha membanting setir dan mengarahkan kendaraan mendekati tembok pembatas kampus BSI dengan Jalan Cut Mutia Rawalumbu, Kota Bekasi.

Namun karena kendaraan diduga tidak dapat dikendalikan akibat permasalahan pada sistem pengereman, truk kemudian menabrak 12 orang yang sedang menunggu transportasi umum di halte depan gerbang kampus BSI Kota Bekasi.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya