Kemenangan Perdana Jadi Awal Kebangkitan PSIM Yogyakarta

PSIM Yogyakarta menang 2-1 atas Borneo FC di Stadion Sultan Agung, Bantul. Guntur Cahyo bersyukur dan menyebutnya awal memulai ulang tim di BRI Super League.

oleh Ana DewiDiterbitkan 01 November 2026, 22:12 WIB
Pertandingan PSIM Yogyakarta melawan Borneo FC pada lanjutan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultang Agung Bantul, Minggu (1/11/2026). (X/PSIM)

Liputan6.com, Bantul - PSIM Yogyakarta akhirnya mencatat kemenangan perdana di BRI Super League 2026/2027 setelah menaklukkan Borneo FC 2-1 pada pekan kedelapan di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (1/11/2026) sore WIB.

Laskar Mataram sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Asgal Habib pada menit ke-33. Kebangkitan hadir selepas jeda: Adrian Purzycki menyamakan skor pada menit ke-57, lalu Savio Sheva memastikan tiga poin tuan rumah tujuh menit berselang.

Caretaker pelatih PSIM, Guntur Cahyo Utomo, mengapresiasi perjuangan tim dan mengekspresikan rasa syukur atas hasil ini. "Alhamdulillah semua berkat kerja keras para pemain, doa para suporter, doa keluarga kami di rumah, sehingga kami pulang dengan tiga poin. Jadi ini sesuatu yang kami syukuri, sesuatu yang luar biasa," ujar Guntur seusai laga.

Guntur menilai timnya tampil meyakinkan di sebagian besar fase awal. "Secara permainan, 25-30 menit permainan kami sangat-sangat dominan. Ada banyak sekali peluang kami ciptakan. Cuma ada satu kejadian tiba-tiba setelah restart ya, tiba-tiba gol terjadi," lanjutnya.


Respons Pemain Bikin Bangga

Caretaker pelatih PSIM Yogyakarta, Guntur Cahyo Utomo. (Bola.com/Ana Dewi)

Gol balasan PSIM dinilai menjadi bukti para pemain tidak kehilangan kepercayaan diri. Mereka terus berupaya mencari celah hingga akhirnya mampu membalikkan keadaan.

"Saya sangat salut, bangga dengan respons dari para pemain. Mereka enggak mau menyerah, mereka tetap bekerja, mereka tetap berlari, mereka tetap mencoba untuk mencari gol dan akhirnya kami berhasil mengamankan tiga poin," kata Guntur.

Kemenangan atas Borneo FC tidak sekadar menambah koleksi poin, tetapi juga mengakhiri penantian selama tujuh laga beruntun tanpa kemenangan sejak kompetisi bergulir.

"Pertandingan yang menurut saya sangat emosional, sangat emosional buat kami karena ini adalah poin tiga pertama dan ini adalah start kami memulai ulang sebagai tim yang kompetitif di BRI Super League 2026/2027," sebut Guntur.


Savio Sheva Apresiasi Rekan Setim

Di ruang ganti, gelandang PSIM Savio Sheva menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan yang menurutnya sudah berjuang sepanjang pertandingan.

"Kami ucapkan terima kasih kepada semua pemain yang sudah bekerja keras di sore hari ini," ucap pemain berusia 25 tahun tersebut.

"Kita tahu tujuh pertandingan kami belum mendapatkan kemenangan dan akhirnya hari ini kami bisa mendapatkan kemenangan. Tentu ini kerja keras dari semua pemain," sambungnya.

Dengan hasil ini, PSIM mengoleksi lima poin dan naik ke peringkat ke-15 klasemen sementara BRI Super League. Laskar Mataram keluar dari zona degradasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya