Terinspirasi Laut hingga Estetika Patisserie, 3 Desainer Asia Tenggara Unjuk Karya di JFW 2027

Tiga desainer asal Singapura, Filipina, dan Thailand hadirkan koleksi laut dalam, denim bersulam, dan gaun pastel di opening SEA Fashion Parade JFW 2027.

oleh Alfareza RamadhaniDiterbitkan 02 November 2026, 09:00 WIB
Tiga desainer asal Singapura, Filipina, dan Thailand memperlihatkan koleksi masing-masing dalam SEA Fashion Parade yang menjadi bagian dari Jakarta Fashion Week (JFW) 2027, Jakarta, Minggu, 1 November 2026. (Liputan6.com/Alfareza Ramadhani)

Liputan6.com, Jakarta - Jakarta Fashion Week (JFW) 2027 menghadirkan eksplorasi gaya yang segar melalui peragaan SEA Fashion Parade. Salah satu tampilan yang mencuri perhatian memadukan atasan rajut mint dengan rok mini kuning mustard beraksen rumbai.

Koleksi lainnya menonjolkan gaun organza indigo dengan siluet asimetris. Ada pula permainan panel geometris pada busana denim hingga gaun pink bertingkat dengan volume menyerupai kue pengantin.

Ragam desain tersebut memperlihatkan keberanian para desainer Asia Tenggara dalam mengeksplorasi warna, tekstur, detail, dan proporsi. SEA Fashion Parade merupakan bagian dari inisiatif Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Program ini bertujuan memperkenalkan kekayaan tekstil, sekaligus potensi industri mode Asia Tenggara. Ajang ini juga menjadi panggung kolaborasi kreatif lintas negara. Para desainer menginterpretasikan identitas budaya masing-masing melalui pendekatan desain yang lebih modern dan relevan dengan perkembangan tren global.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, peragaan ini merayakan modernitas, keberagaman, dan orisinalitas mode Asia Tenggara. Koleksi ready-to-wear yang ditampilkan merepresentasikan karakter, serta sudut pandang kreatif setiap desainer dalam membangun identitas mode kawasan.

"Fesyen bukan sekadar industri, tapi juga ekspresi identitas budaya dan salah satu sarana penting untuk mendekatkan negara-negara di kawasan kita," kata Menpar Widi di Jakarta, Minggu, 1 November 2026.

Ia menilai, fesyen memiliki posisi strategis dalam diplomasi budaya. Kreativitas desainer dapat membuka ruang pertukaran gagasan, memperluas jejaring, serta mendorong kolaborasi industri kreatif antarnegara.

Inspirasi Misteri dan Warna Laut Dalam

Koleksi GINLEE asal Singapura dalam SEA Fashion Parade Jakarta Fashion Week (JFW) 2027, Jakarta, Minggu, 1 November 2026. (Liputan6.com/Alfareza Ramadhani)

Label asal Singapura, GINLEE , menghadirkan koleksi Autumn/Winter 2026 dengan inspirasi kehidupan laut dalam. Sejak didirikan pada 2011, jenama ini dikenal lewat eksplorasi teknik lipit, konstruksi, dan material yang membentuk siluet skulptural tanpa mengesampingkan kenyamanan.

Koleksi ini terbagi dalam dua palet warna. Mint, kuning mustard, merah, pink, dan biru keabu-abuan merepresentasikan warna cerah biota laut. Sementara itu, navy, indigo, dan hitam menggambarkan kedalaman samudra. Motif titik-titik menyerupai cahaya biopendar turut memperkuat konsep tersebut.

Koleksi GINLEE asal Singapura dalam SEA Fashion Parade Jakarta Fashion Week (JFW) 2027, Jakarta, Minggu, 1 November 2026. (Liputan6.com/Alfareza Ramadhani)

Sejumlah tampilan menonjolkan atasan rajut mint dengan rok mini kuning mustard berumbai panjang. Ada pula paduan atasan biru keabu-abuan berlipit dan rok merah bergelombang. Nuansa dramatis hadir melalui gaun organza indigo bersiluet asimetris.

GINLEE juga mengeksplorasi inovasi material melalui clutch hasil cetak 3D dan Mylea Sea, biomaterial berbasis rumput laut dari MYCL. Material ini dikembangkan untuk potensi aplikasi pada tas, aksesori, serta busana.

Kontras Denim dan Sulaman

Koleksi Renz Reyes asal Filipina dalam SEA Fashion Parade Jakarta Fashion Week (JFW) 2027, Jakarta, Minggu, 1 November 2026. (Liputan6.com/Alfareza Ramadhani)

Desainer asal Filipina, Renz Reyes, mengeksplorasi perpaduan struktur tegas dan detail feminin dalam koleksinya. Identitas desainnya terlihat melalui permainan pola, konstruksi tidak konvensional, serta aplikasi sulaman. Untuk peragaan ini, ia memadukan sejumlah karya yang pernah tampil di Milan dan Paris dengan eksplorasi desain terbaru.

Denim menjadi salah satu material utama yang mendapat sentuhan lebih eksperimental. Setelan biru tua menampilkan atasan berpanel geometris dengan jahitan kontras dan rok midi melebar. Tampilan lain menghadirkan gaun strapless denim hitam keabu-abuan dengan konstruksi kaku dan aksen jahitan putih.

 

Koleksi Renz Reyes asal Filipina dalam SEA Fashion Parade Jakarta Fashion Week (JFW) 2027, Jakarta, Minggu, 1 November 2026. (Liputan6.com/Alfareza Ramadhani)

"Kami senang mengeksplorasi teknik pemotongan pola yang rumit dan mengolah material yang terkesan kasual menjadi sesuatu yang lebih istimewa," jelas Renz.

Sisi feminin muncul lewat jaket kuning pastel beraksen rumbai dan blus bersulam. Keduanya dipadukan dengan rok berlapis dalam gradasi krem dan biru muda. Kombinasi ini memperlihatkan permainan tekstur dan siluet yang kontras.

Koleksi Manis bak Etalase Patisserie

Koleksi TANDT asal Thailand dalam SEA Fashion Parade Jakarta Fashion Week (JFW) 2027, Jakarta, Minggu, 1 November 2026. (Liputan6.com/Alfareza Ramadhani)

Label asal Thailand, TANDT, menghadirkan interpretasi playful melalui koleksi yang memadukan streetwear dan sentuhan semi-couture. Didirikan oleh Thanawut Thanasarnvimon, jenama ini dikenal dengan busana perempuan urban yang dinamis.

Siluet ekspresif dan detail artistik menjadi ciri khasnya. Dalam SEA Fashion Parade, TANDT mengeksplorasi palet pastel, satin, tulle, renda, dan pita dengan estetika manis menyerupai etalase patisserie.

Ikat kepala putih menjadi aksesori pemersatu seluruh tampilan. Gaun satin peach berlengan mengembang dengan tumpukan ruffle menghadirkan kesan romantis. Sementara itu, sepatu datar berhias pom-pom merah memberi aksen playful.

Koleksi TANDT asal Thailand dalam SEA Fashion Parade Jakarta Fashion Week (JFW) 2027, Jakarta, Minggu, 1 November 2026. (Liputan6.com/Alfareza Ramadhani)

Tampilan lain menonjolkan atasan off-shoulder berbentuk pita besar berwarna mint, dipadukan dengan rok transparan dan panel satin menjuntai. Siluet dramatis hadir lewat gaun pink bertingkat dengan ruffle menyerupai krim kocok.

Volume rok yang mengembang berpadu dengan selendang satin dan detail pita, memperkuat nuansa semi-couture yang feminin.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya