4 Hal yang Harus Dilakukan Michael Carrick Agar Tak Dipecat Man Utd

Michael Carrick menghadapi tekanan jelang Chelsea vs Man Utd. Empat langkah ini bisa menjadi kunci untuk mempertahankan posisinya sebagai pelatih.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 31 Oktober 2026, 08:24 WIB
Pelatih sementara Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, memberi selamat kepada gelandang Manchester United asal Portugal bernomor punggung 08, Bruno Fernandes, setelah pertandingan Liga Inggris antara Sunderland dan Manchester United di Stadion of Light di Sunderland, timur laut Inggris, pada 9 Mei 2026. (ANDY BUCHANAN/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Michael Carrick menghadapi ujian penting saat Manchester United bertandang ke markas Chelsea pada pekan ke-9 Premier League 2026-27. Pertandingan di Stamford Bridge tersebut dijadwalkan berlangsung Sabtu, 31 Oktober 2026, pukul 19.30 WIB.

Posisi Carrick semakin tertekan setelah Man Utd menelan kekalahan dari Como dan Bournemouth. Setan Merah bahkan belum meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi dan hanya sekali menang di Premier League musim ini.

Manajemen belum mengambil keputusan untuk mengakhiri masa kepelatihannya. Namun, duel melawan Chelsea bisa menjadi kesempatan penting bagi Carrick untuk membuktikan bahwa dirinya masih mampu membawa Man Utd keluar dari periode sulit.


Kembalikan Bruno Fernandes ke Tim Utama

Pelatih sementara Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, berbicara dengan gelandang Manchester United asal Portugal bernomor punggung 08, Bruno Fernandes, selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 17 Januari 2026. (Darren Staples/AFP)

Keputusan Carrick mencadangkan Bruno Fernandes saat menghadapi Bournemouth menjadi salah satu langkah yang mendapat perhatian. Gelandang asal Portugal itu sebelumnya mengkritik pendekatan taktik sang pelatih setelah Man Utd kalah 1-4 dari Como di Liga Champions.

Hubungan keduanya dikabarkan mulai membaik setelah melakukan pembicaraan dalam beberapa hari terakhir. Fernandes pun diperkirakan kembali masuk susunan pemain utama saat menghadapi Chelsea.

Kehadiran Fernandes sangat penting bagi permainan Manchester United. Musim lalu, Carrick berhasil memaksimalkan kemampuannya sebagai playmaker hingga membantu sang kapten mencatatkan rekor assist terbanyak dalam satu musim Premier League serta meraih penghargaan PFA Player of the Year.


Jangan Terus Bergantung pada Diogo Dalot

Diogo Dalot dari Manchester United berjalan ke tengah lapangan saat para pemain Brighton merayakan gol selama pertandingan putaran ketiga Piala FA antara Manchester United dan Brighton di Manchester, Inggris, Minggu, 11 Januari 2026. (AP Photo/Jon Super)

Masalah berikutnya berada di posisi bek kiri. Luke Shaw beberapa kali absen akibat cedera, sementara Manchester United tidak berhasil mendapatkan tambahan pemain untuk mengisi posisi tersebut pada akhir bursa transfer musim panas.

Carrick kemudian mengandalkan Diogo Dalot sebagai pengganti Shaw. Namun, penempatan Dalot sebagai bek kiri yang bertugas aktif membantu serangan belum memberikan hasil memuaskan saat menghadapi Bournemouth.

Carrick perlu mempertimbangkan alternatif lain. Marcus Rashford bisa memberikan kecepatan di sisi kiri, sedangkan Dalot atau Noussair Mazraoui dapat ditempatkan dalam skema tiga bek saat tim menguasai bola.


Beri Kesempatan kepada Pemain Muda

Shea Lacey dari Manchester United bereaksi selama pertandingan putaran ketiga Piala FA antara Manchester United dan Brighton di Manchester, Inggris, Minggu, 11 Januari 2026. (AP Photo/Jon Super)

Performa sejumlah pemain senior yang belum memuaskan membuka peluang bagi talenta akademi untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak. Salah satu nama yang patut dipertimbangkan adalah Shea Lacey.

Lanjut Baca:

Pemain muda tersebut tampil menjanjikan ketika menghadapi Brighton di Carabao Cup. Ia juga sudah mendapatkan kesempatan tampil sebagai pemain pengganti dalam dua pertandingan beruntun. Selain Lacey, Carrick memiliki beberapa opsi lain seperti Harry Amass, Jack Fletcher, Jariyah Shah, dan Jim Thwaites. Amass bahkan sudah mencatatkan dua penampilan bersama tim utama musim ini dan bisa menjadi alternatif di posisi bek kiri. Memberikan kepercayaan kepada pemain akademi juga dapat menghadirkan persaingan lebih sehat di dalam skuad. Langkah tersebut berpotensi membantu Manchester United menemukan solusi di tengah keterbatasan pilihan pemain.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya