Liputan6.com, Jakarta - Pinkan Mambo mengaku tidak sakit hati saat dikeluarkan dari grup Ratu. Ia justru merasa bersyukur dengan keputusan itu. Pelantun lagu "Kekasih yang Tak Dianggap" ini mengaku kariernya berkembang setelah memilih jalan sendiri.
"Why? I'm happy. I'm happy loh. Aku justru berterima kasih aku dikeluarin dari Ratu. He'em. Aku udah makasih aku dijadikan artis sama Tuhan, bukan sama Ratu," ujar Pinkan Mambo saat ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Advertisement
Pinkan tetap berterima kasih kepada Ratu yang membuatnya dikenal publik. Namun ia mengakui perpisahan itu terasa menyakitkan. Seiring waktu, ia mencoba melihatnya dari sisi positif.
"Melewati Ratu, which is terima kasih buat Ratu yang udah membuat aku jadi artis. Tapi perpisahan kita menyakitkan. Dan di situ aku legowo, dan I think maybe this is good for both of us, so we just smile," katanya.
Tegaskan Tidak Sakit Hati Dikeluarkan dari Ratu
Pinkan menegaskan ia tidak sedih saat keluar dari Ratu. Sebaliknya, ia merayakannya dengan pesta. Ia menyebut dirinya mendapat banyak hal setelah itu.
"No, aku enggak bilang menyakiti hatiku dikeluarin. Aku berselamatan 7 hari 7 malam pesta ketika aku diselamatin. Terima kasih banyak, aku dapat Alphard 5, rumah mewah," jelas Pingkan Mambo.
Menurut Pinkan, ia lebih nyaman bersolo karier. Pendapatannya tidak lagi dipotong. Hal itu ia rasakan setelah meninggalkan Ratu.
"Sangat bagus lah. Bagus. Karena aku lebih suka sendiri, karena enggak dipotong. Aku langsung punya Alphard 3, rumah mewah, setelah aku solo karier. Waktu aku dari Ratu kan aku cuma punya mobil Atoz," jelasnya.