Rigen Rakelna Terharu Syuting Bareng Sahabat di Film GJLS: Berapi-Api, Capai Mimpi Bersama

Rigen Rakelna sebut salah satu mimpi trio GJLS tercapai melalui film GJLS: Berapi-Api.

oleh Nola VemilianaDiterbitkan 30 Oktober 2026, 13:42 WIB
Rigen Rakelna dalam konferensi pers GJLS: Berapi-Api yang dihelat di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (29/10/2026). (Liputan6.com/Nola Vemiliana)

Liputan6.com, Jakarta - Trio GJLS, Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir, kembali ke layar lebar dengan film keduanya yang bertajuk GJLS: Berapi-Api. Film hasil rumah produksi Amadeus Sinemagna ini mengangkat kisah persahabatan yang haru namun tetap dibumbui komedi.

Merupakan trio komedian Tanah Air yang sudah lama bersahabat, pria yang akrab disapa Rigen itu menyebutkan bahwa kisah mereka di film GJLS: Berapi-Api cukup mirip dengan kisah mereka di kehidupan nyata yang ingin mengejar mimpi.

"Mimpi menjadi damkar segala macam itu adalah sesuatu yang mirip banget sama cerita hidup kita di GJLS juga. Makanya tadi si Rispo juga bilang itu ada kemiripan, kayak ambisi itu adalah gua yang selalu menemani mereka berdua,” ujar Rigen dalam konferensi pers yang dihelat di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Bahkan ketika menjalani adegan yang cukup emosional, komedian berusia 34 tahun tersebut mengatakan bahwa dirinya ikut terbawa haru dengan melakukan syuting bersama kedua sahabatnya.

"Mungkin ada adegan terakhir yang sedih, itu memang yang gua rasakan saat itu adalah gimana gua kehilangan sahabat-sahabat gua. Makanya ketika adegan itu tuh gua ngerasain benar-benar dari hati banget sih,” katanya.


Sebut Film Kedua Jadi Bukti GJLS Bisa Serius Berkarya

Rigen Rakelna dalam konferensi pers GJLS: Berapi-Api yang dihelat di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (29/10/2026). (Liputan6.com/Nola Vemiliana)

Menjadi film keduanya setelah GJLS: Ibuku Ibu-Ibu yang rilis 2025 lalu, Rigen mengatakan merilis film keduanya ini merupakan salah satu mimpi mereka bertiga selama berkarya di dunia hiburan.

"Kalau ditanya soal mengejar mimpi, bisa ada di sini tuh adalah salah satu mimpi kita bertiga juga. Kita bisa ada diberi kepercayaan untuk bikin film kedua sama Amadeus,” katanya.

Baginya, film pertama mereka adalah bagaimana mereka memperkenalkan GJLS ke masyarakat luas. Sedangkan di film keduanya, mereka ingin membuktikan bahwa mereka sungguh-sungguh dalam berkarya.

"Kalau yang pertama kita tahu kita bisa memperkenalkan GJLS seperti apa ke masyarakat luas, dan yang kedua ini kita bisa memperlihatkan bahwa kita juga bisa seserius ini dalam membuat film. Jadi ini adalah salah satu mimpi kita juga bertiga,” tambahnya


Adegan Emosional Bersama Hifdzi Jadi Tantangan Berat

Ia juga mengungkapkan beradu akting dengan salah satu sahabatnya itu, Hifdzi, dalam adegan emosional menjadi salah satu tantangan baginya selama proses syuting. Sampai-sampai ia harus menenangkan dirinya.

Lanjut Baca:

"Adegan drama buat gua tuh kita berdua sama Hifdzi. Itu saking kitanya enggak mau tatap-tatapan mata, enggak mau ada ngobrol, itu kita benar-benar ngejauh. Dan untungnya Pak Monty juga ngasih waktu buat kita tenangin diri ini segala macam buat kita dapat di scene itu,” ungkap Rigen.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya