IHSG Berpeluang Lesu, Cermati Rekomendasi Saham Analis 30 Oktober 2026

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan melemah di kisaran 4.815-5.185 pada perdagangan saham Jumat, (30/10/2026). Berikut strategi rekomendasi saham.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 30 Oktober 2026, 06:53 WIB
Gerak saham di papan elektronik di Gedung BEI (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan koreksi pada perdagangan saham Jumat, (30/10/2026). IHSG hari ini berpeluang melemah ke 5.024. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG anjlok 3,49% ke 5.098, disertai dengan tekanan jual pada penutupan perdagangan saham Kamis, 29 Oktober 2026.

“Best case, IHSG masih berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [v] pada label hitam, dengan potensi koreksi ke 5.024 sebelum kembali menguat menuju 5.456-5.564,” ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana.

Ia menuturkan, sebaliknya skenario terburuk, IHSG berpotensi melanjutkan koreksi pada wave (v) dari wave [v] menuju 4.763-4.845 pada perdagangan saham Jumat pekan ini. Pandu mengatakan, IHSG akan berada di level support 5.012,4.915 dan level resistance 5.328,5.460.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan resistance 4.815-5.185.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Temas Tbk (TMAS), PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) - Buy on Weakness

Saham BBNI terkoreksi 3,28% ke 3.240, disertai tekanan jual. “Kami memperkirakan, posisi BBNI saat ini berada pada bagian dari wave 2,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 3.080-3.240

Target Price: 3.490, 3.750

Stoploss: below 3.000

 

2.PT Indika Energy Tbk (INDY) - Buy on Weakness

Saham INDY terkoreksi 6,77% ke 1.860, dengan tekanan jual yang masih dominan. Herditya menuturkan, saat ini, posisi INDY berada pada bagian dari wave (5) dari wave [C].

Buy on Weakness: 1.650-1.780

Target Price: 2.030, 2.250

Stoploss: below 1.560

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

Layar monitor menunjukkan pergerakan pasar saham di lantai Bursa Efek Indonesia menjelang aktivitas perdagangan, Jakarta. (BAY ISMOYO/AFP)

3.PT Indosat Tbk (ISAT) - Buy on Weakness

Saham ISAT terkoreksi 6,69% ke 1.465, dengan tekanan jual yang masih dominan. “Kami memperkirakan, posisi ISAT sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 3,” kata dia.

Buy on Weakness: 1.275-1.420

Target Price: 1.725, 1.865

Stoploss: below 1.255

 

PSAB - Buy on Weakness

Saham PSAB terkoreksi 5,63% ke 402, disertai tekanan jual. “Kami memperkirakan, posisi PSAB sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 3,” kata Herditya.

Buy on Weakness: 374-390

Target Price: 440, 462

Stoploss: below 368

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya