Legenda Manchester United Sebut Bruno Fernandes Tamat di Old Trafford

Bruno Fernandes bermasalah dengan pelatih Manchester United Michael Carrick pekan lalu sehingga masa depannya mulai dipertanyakan.

oleh ThomasDiterbitkan 29 Oktober 2026, 20:00 WIB
Bruno Fernandes dari Manchester United menyapa setelah pertandingan Premier League Summer Series antara Manchester United dan Everton FC di Stadion Mercedes-Benz pada 3 Agustus 2025 di Atlanta, Georgia. (AJ Reynolds/Getty Images via AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Masa depan Bruno Fernandes bersama Manchester United kembali menjadi sorotan. Kapten Setan Merah itu mendapat kritik keras dari legenda klub, Paul Scholes, setelah melontarkan komentar terbuka yang mempertanyakan pendekatan taktik Michael Carrick.

Scholes menilai pernyataan Fernandes tidak bisa dimaafkan. Mantan gelandang Manchester United tersebut bahkan mempertanyakan apakah pemain asal Portugal itu masih layak dipercaya untuk menjadi kapten di klub mana pun pada masa mendatang.

Situasi ini semakin menarik perhatian karena Fernandes juga dikaitkan dengan kemungkinan pindah ke AC Milan. Pelatih Rossoneri, Ruben Amorim, disebut berpeluang kembali bekerja sama dengan gelandang berusia 32 tahun tersebut.

Seperti dilaporkan Tribal Football, ketegangan di internal Manchester United meningkat setelah Fernandes mengkritik pendekatan permainan tim menyusul kekalahan telak 1-4 dari Como di Liga Champions.

Fernandes menyoroti pendekatan pressing yang dinilainya terlalu pasif. Menurut sang kapten, Manchester United memberikan terlalu banyak ruang kepada lawan untuk menguasai bola dan membangun serangan.

Komentar tersebut memicu perdebatan mengenai sikap Fernandes sebagai kapten tim. Sejumlah mantan pemain dan pengamat sepak bola Inggris turut mempertanyakan keputusannya menyampaikan kritik tersebut secara terbuka.


Paul Scholes Anggap Pernyataan Fernandes Tidak Bisa Dimaafkan

Paul Scholes menjadi salah satu sosok yang paling keras mengkritik Fernandes. Dalam podcast The Good, the Bad and the Football, legenda Manchester United itu menilai pernyataan sang kapten dapat merusak kepercayaan antara pemain dan staf pelatih.

Menurut Scholes, seorang kapten seharusnya mampu menjaga kepercayaan terhadap tim dan jajaran pelatih, terutama ketika klub sedang menghadapi periode sulit.

"Menurut saya, apa yang dikatakan Bruno Fernandes pekan lalu tidak bisa dimaafkan," ujar Scholes.

Ia kemudian mempertanyakan bagaimana Fernandes bisa kembali dipercaya menjadi kapten setelah kejadian tersebut.

Scholes bahkan menyarankan agar Fernandes mempertimbangkan meninggalkan sepak bola Eropa dan melanjutkan kariernya di Arab Saudi.

"Saya rasa dia perlu meninggalkan sepak bola Eropa dan pergi saja ke Arab Saudi. Saya tidak berpikir ada manajer atau anggota staf pelatih yang bisa mempercayainya setelah apa yang dia katakan," lanjut Scholes.

Lanjut Baca:

Komentar tersebut menambah tekanan terhadap Fernandes, yang selama ini menjadi salah satu pemain penting Manchester United. Meski demikian, penilaian Scholes merupakan pandangan pribadi sang legenda. Belum ada keputusan resmi dari Manchester United mengenai pencopotan ban kapten atau masa depan Fernandes di Old Trafford.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya