Liputan6.com, Jakarta - Pembalap Aprilia, Jorge Martin, mendapat lampu hijau untuk kembali beraksi pada sesi latihan bebas pertama MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Jumat (30/10/2026). Kepastian ini menjadi kabar positif bagi Martin yang tengah berjuang mempertahankan peluang meraih gelar juara dunia MotoGP.
Sebelumnya, pembalap asal Spanyol tersebut mengalami patah tulang pada pergelangan tangan kanannya setelah terjatuh dalam duel sengit melawan rival perebutan gelar, Marc Marquez, pada sesi sprint di Phillip Island, Sabtu (24/10/2026).
Advertisement
Cedera itu sempat membuat Martin dipastikan absen pada balapan utama MotoGP Australia yang dijadwalkan berlangsung sehari berselang. Namun, balapan tersebut akhirnya dibatalkan akibat jarak pandang yang buruk sehingga helikopter medis tidak dapat digunakan.
Pembatalan tersebut membuat jarak Martin dengan Marquez tetap berada di angka 10 poin. Dengan empat seri tersisa dan total 148 angka yang masih bisa diperebutkan, persaingan menuju gelar juara dunia masih terbuka.
Hasil Pemeriksaan Medis Beri Harapan
Pemeriksaan CT scan lanjutan terhadap Martin menepis dugaan adanya patah tulang kedua di bagian lengan bawah. Hasil pemeriksaan juga memastikan cedera pada tulang radius atau tulang pengumpil di lengan kanannya tidak mengalami pergeseran.
Berdasarkan hasil tersebut, Martin membatalkan rencana kembali ke Eropa dan memilih melanjutkan perjalanan menuju Sepang. Ia harus menjalani pemeriksaan medis menjelang balapan pada Kamis (29/10/2026) sebelum mendapatkan izin untuk kembali menunggangi motor Aprilia RS-GP.
Pihak Aprilia kemudian mengonfirmasi bahwa Martin dinyatakan layak mengikuti FP1. Meski demikian, kondisi fisiknya akan kembali dievaluasi setelah sesi latihan tersebut.
“Jorge Martin menjalani pemeriksaan medis hari ini oleh tim medis dan dinyatakan fit untuk mengikuti FP1. Kondisinya akan kembali diperiksa setelah sesi tersebut,” tulis pernyataan resmi Aprilia.
Tantangan Berat Aprilia di Sepang
Meski sudah mendapat izin untuk kembali membalap, Martin dan Aprilia menghadapi tantangan besar di MotoGP Malaysia. Selain harus mempertimbangkan kondisi fisik sang pembalap, mereka juga perlu menghadapi dominasi Ducati di Sirkuit Sepang.
Ducati tercatat memenangi empat edisi terakhir MotoGP Malaysia. Sementara itu, pencapaian terbaik Aprilia pada balapan tahun lalu hanya menempati posisi kesepuluh saat melintasi garis finis.
Sepang juga menyimpan kenangan buruk bagi Martin. Pada awal pengujian pramusim 2025, ia mengalami dua kecelakaan di sirkuit tersebut. Insiden kedua berujung pada cedera patah tulang di pergelangan tangannya.
Martin, seperti Marc Marquez, juga melewatkan MotoGP Malaysia tahun lalu akibat cedera. Ia kembali absen dalam tes pramusim 2026 karena harus menjalani operasi lanjutan pada tulang selangka yang patah akibat kecelakaan di Motegi pada musim sebelumnya.