Liputan6.com, Jakarta - Menkokumham Imipas Yusril Ihza Mahendra membantah adanya undangan konferensi pers pemberhentian Wapres Gibran Rakabuming Raka. Informasi tersebut beredar sejak awal pekan ini.
Dalam undangan yang ramai dibagikan di media sosial terdapat flyer undangan yang ditujukan pada media maupun Youtuber. Flyer tersebut disertai foto Wapres Gibran dan Menkokumham Imipas Yusril Ihza Mahendra.
Advertisement
Flyer itu disertai narasi "Undangan media/yotubers. Konpers Kemenko Hukum, HAM & IMIPAS. Audiensi persiapan skenario pemberhentian Wapres Gibran".
Dalam akun Instagram resminya, @yusrilihzamhd yang sudah bercentang biru atau terverifikasi terdapat bantahan informasi tersebut.
"Beredar flyer undangan konferensi pers mengatasnamakan Kemenko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan narasi agenda audiensi pemberhentian Wakil Presiden. Kami tegaskan bahwa informasi dan flyer tersebut adalah HOAKS / PALSU.
Kemenko Kumham Imipas ataupun Menko Yusril Ihza Mahendra tidak pernah mengeluarkan undangan atau mengadakan agenda tersebut. Masyarakat diimbau untuk tidak percaya, tidak membagikan ulang, dan selalu menyaring informasi sebelum disebarkan.
View this post on InstagramA post shared by Yusril Ihza Mahendra (@yusrilihzamhd)
Laporkan dan abaikan setiap konten palsu yang berpotensi menyesatkan publik," bunyi unggahan pada 28 Oktober 2026.
Sumber:
https://www.instagram.com/p/De_E2asylJL/
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.