Liputan6.com, Jakarta - Foto dan video kebersamaan Sarwendah bersama anak-anaknya ikut diajukan dalam sidang hak asuh anak. Bukti itu dibawa kuasa hukum Sarwendah ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Tujuannya meyakinkan hakim bahwa Sarwendah layak mempertahankan hak asuh.
"Jadi begini, kita kan menunjukkan bagaimana klien kami ini layak untuk mendapatkan dan mempertahankan hak asuhnya," ujar Abraham Simon saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2026).
Advertisement
"Nah, untuk menunjukkan kelayakan klien kami, kami harus menunjukkan apa peristiwa-peristiwa yang terjadi," sambungnya.
Tunjukkan Momen Bahagia
Menurut Abraham, peristiwa-peristiwa itu dipilih agar hakim bisa menilai langsung kondisi pengasuhan. Isinya beragam, mulai dari momen bahagia hingga video kebersamaan. Semuanya diserahkan sebagai bagian dari bukti.
Beri yang Terbaik Untuk Anak
"Apa peristiwa-peristiwa yang membuat majelis hakim yang memeriksa perkara ini yakin bahwa klien kami memang memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya, untuk kepentingan terbaik bagi anak," kata Abraham.
"Jadi di situ ya macam-macam, ada memang kebahagiaan, momen-momen bahagia mereka, kemudian juga beberapa video kebersamaan antara anak-anak dengan klien kami, itu yang kami sajikan," sambungnya.
Berikan Bukti Lain
Selain kebersamaan dengan anak, ada juga bukti yang berkaitan dengan pihak penggugat. Bukti lain menyangkut moral, kesehatan, dan keuangan. Abraham tidak merinci isinya karena sidang tertutup.
"Dan memang ada beberapa video-video juga yang kami sajikan terkait dengan apakah pihak penggugat memang layak untuk mendapatkan hak asuh atau tidak. Dan kami sudah menampilkan mengajukan beberapa bukti-bukti yang memang erat kaitannya dengan moral, kemudian kesehatan, finansial, itu yang kami sajikan," kata Abraham.
Serahkan Penilaian ke Majelis Hakim
Soal moralitas, Abraham mengaitkannya dengan sejumlah video yang beredar di media sosial. Ia tidak menarik kesimpulan apa pun. Penilaian ia serahkan kepada majelis hakim.
"Ya mungkin ada kaitannya juga dengan beberapa video yang beredar di sosial media. Nah, itu yang mungkin secara moralitas apakah hakim menilai itu layak atau tidak, ya kita serahkan ke hakim, majelis hakim," ungkapnya.
Sarwendah Hanya Sajikan Bukti
Abraham menegaskan hakim yang akan menentukan siapa yang paling layak mengasuh anak-anak. Pihak Sarwendah hanya menyajikan bukti yang dimiliki.
"Jadi nanti biarkan hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menilai apakah penggugat layak untuk mendapatkan hak asuh dari anak-anaknya dan apakah klien kami, Sarwendah, selaku tergugat memang layak tetap mempertahankan hak asuh terhadap anak-anaknya, gitu ya," pungkasnya.