KAI Minta Maaf Usai KRL Bablas Tak Berhenti di Stasiun Sudirman

KAI Commuter Minta Maaf Usai KRL Bablas Tak Berhenti di Stasiun Sudirman

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 28 Oktober 2026, 19:46 WIB
Kereta rel listrik (KRL) tiba di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Rabu (17/1/2023). Sepanjang Januari 2023 total pengguna KRL Commuterline Jabodetabek pada weekday adalah sebanyak 7.952.574 orang dengan rata-rata 795.257 orang per hari. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf setelah Commuter Line dengan nomor 5712 relasi Kampung Bandan-Manggarai tidak berhenti untuk melayani penumpang di Stasiun Sudirman, Jakarta pada Rabu (28/10/2026) pagi.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan, perusahaan menyayangkan kejadian yang menyebabkan perjalanan tersebut tidak melayani proses naik turun penumpang di Stasiun Sudirman.

“KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengguna atas ketidaknyamanan yang terjadi pada perjalanan Commuter Line No.5712 relasi Kampung Bandan - Manggarai, yang tidak berhenti untuk proses naik turun pengguna di Stasiun Sudirman pada Rabu, (28/10) pagi ini,” kata Leza saat dikonfirmasi, Rabu (28/10/2026).

Lia menyampaikan, perusahaan menanggapi kejadian tersebut dengan serius. KAI Commuter, lanjutnya langsung melakukan penanganan di lapangan dan memeriksa masinis yang bertugas untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.

“Selain itu, KAI Commuter juga melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap petugas Masinis yang berdinas pada rangkaian kereta tersebut guna mengetahui penyebab pasti atas kejadian tersebut,” ucap Leza.

Selain itu, Leza menegaskan komitmen KAI Commuter untuk mengevaluasi prosedur operasional perjalanan Commuter Line agar kejadian serupa tidak terulang pada masa mendatang.

Perusahaan, kata dia juga akan mengevaluasi kedisiplinan dan penegakan aturan terhadap personel yang bertugas sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“KAI Commuter berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur operasional perjalanan Commuter Line agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang karena keselamatan dan keamanan pengguna adalah prioritas mutlak yang tidak dapat ditawar,” katanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya