KRL Bablas Tak Berhenti di Stasiun Sudirman, Masinis Diperiksa

Akibat kejadian ini, penumpang KRL yang hendak turun di Stasiun Sudirman melanjutkan perjalanan hingga Stasiun Manggarai.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 28 Oktober 2026, 19:12 WIB
Ilustrasi KRL (Liputan6.com/Johan Tallo).

Liputan6.com, Jakarta - KRL Commuter Line nomor 5712 relasi Kampung Bandan–Manggarai melewati Stasiun Sudirman, Jakarta, tanpa berhenti untuk melayani penumpang pada Rabu (28/10/2026) pagi.

Akibat kejadian ini, penumpang yang hendak turun di Stasiun Sudirman melanjutkan perjalanan hingga Stasiun Manggarai.

KAI Commuter melakukan pemeriksaan intensif terhadap masinis yang bertugas dalam perjalanan tersebut untuk mengetahui penyebab insiden.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kereta tersebut melewati Stasiun Sudirman tanpa berhenti.

“Atas kejadian tersebut, KAI Commuter langsung mengambil tindakan tegas dan responsif dengan melakukan penanganan di lapangan. Selain juga pemeriksaan secara intensif terhadap petugas Masinis yang berdinas pada rangkaian kereta tersebut guna mengetahui penyebab pasti atas kejadian tersebut,” kata Leza saat dikonfirmasi, Rabu (28/10/2026).

 

KAI Evaluasi Prosedur Operasional KRL

Leza menegaskan, KAI Commuter menanggapi kejadian tersebut dengan serius. Perusahaan juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur operasional perjalanan Commuter Line untuk mencegah insiden serupa terulang.

Menurut dia, evaluasi tidak hanya menyasar prosedur operasional, tetapi juga kedisiplinan dan penegakan aturan terhadap personel yang bertugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

KAI Commuter juga berkomitmen memperketat pengawasan dan pembinaan terhadap seluruh awak sarana perkeretaapian guna menjaga keselamatan perjalanan dan pengguna jasa.

“Sebagai operator moda transportasi Commuter Line, kami terus berupaya memperketat pengawasan dan pembinaan terhadap seluruh awak sarana perkeretaapian demi menjaga standar keselamatan transportasi publik yang aman,” tandas Leza.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya