Film EMMY Siap Tayang di JAFF 2026. Angkat Kisah Emmy Saelan dan Wolter Monginsidi

Kehadiran film EMMY dalam JAFF 2026 juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kisah Emmy Saelan kepada khalayak yang lebih luas.

oleh m.altaf.jauharDiterbitkan 28 Oktober 2026, 13:23 WIB
Konferensi pers film EMMY. (M Altaf Jauhar/ Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Film EMMY garapan Denny Siregar Production siap membawa kisah perjuangan Emmy Saelan dan Wolter Monginsidi ke layar lebar. Film ini juga dijadwalkan tampil dalam The 21st Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) yang berlangsung di Yogyakarta.

Film EMMY mengangkat kisah Emmy Saelan, perawat sekaligus pejuang asal Makassar, dengan pendekatan yang menonjolkan sisi romansa dan kemanusiaan. Pendekatan ini dipilih untuk menghadirkan kisah sejarah yang lebih dekat dengan penonton, terutama generasi muda.

Alih-alih hanya menampilkan aksi peperangan, tim produksi memilih menggali hubungan personal dan pergulatan emosional para tokohnya. Melalui pendekatan tersebut, film ini berupaya menyampaikan nilai perjuangan tanpa membuat cerita terasa seperti pelajaran sejarah yang kaku.

“Kami mendengarkan dinamika dan keinginan penonton,” ujar Denny Siregar.

Denny menilai pendekatan emosional dapat menjadi salah satu cara untuk mendekatkan kisah sejarah kepada penonton masa kini. Menurutnya, muatan politik dan sejarah yang terlalu padat berpotensi membuat generasi muda kurang tertarik mengikuti cerita perjuangan para tokoh bangsa.

Tantangan tersebut menjadi perhatian para sineas ketika mengangkat kisah pahlawan ke layar lebar. Sebab, tidak semua penonton memahami latar belakang dan perjalanan hidup tokoh yang diceritakan dalam film.

 


Jadi Ajang Memperkenalkan Emmy Saelan

Denny Siregar, film Emmy. (ist)

Karena itu, konflik personal dan hubungan antartokoh menjadi bagian penting dalam membangun keterikatan emosional dengan penonton. Dengan cara ini, nilai keberanian, pengorbanan, dan keteladanan para pejuang diharapkan dapat tersampaikan secara lebih dekat.

Kehadiran EMMY dalam JAFF 2026 juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kisah Emmy Saelan kepada khalayak yang lebih luas. Festival tersebut diharapkan dapat membuka ruang diskusi mengenai sejarah Indonesia melalui medium sinema.


Penyelenggaraan The 21st Jogja-NETPAC Asian Film

Melalui EMMY, Denny Siregar Production menawarkan cara pandang yang lebih personal dalam mengangkat kisah perjuangan bangsa. Perpaduan romansa, konflik emosional, dan latar sejarah diharapkan membuat kisah Emmy Saelan semakin dikenal oleh generasi muda.

The 21st Jogja-NETPAC Asian Film Festival sendiri dijadwalkan berlangsung pada 28 November hingga 5 Desember 2026 di Yogyakarta. Festival ini menjadi salah satu panggung bagi karya perfilman untuk bertemu dengan penonton dari beragam latar belakang.

 

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya