Waspada Macet Imbas Demo Jakarta, Jadwal KA dari Stasiun Gambir Tak Berubah

KAI mengingatkan pelanggan untuk datang lebih awal untuk mengantisipasi potensi kepadatan dan pengalihan arus lalu lintas.

oleh Arief Rahman HakimDiterbitkan 28 Oktober 2026, 10:36 WIB
Jadwal KA dari Stasiun Gambir dipastikan tidak berubah. (Foto: KAI)

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan tidak ada perubahan jadwal perjalanan dari Stasiun Gambir pada 28 Oktober 2026. Meskipun, dijadwalkan ada aksi demonstrasi di sejumlah titik di DKI Jakarta.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo memastikan perjalanan kereta api jarak jauh dari Stasiun Gambir pada Rabu (28/10) tetap beroperasi normal sesuai jadwal. Meski demikian, pelanggan diimbau datang lebih awal untuk mengantisipasi potensi kepadatan maupun pengalihan arus lalu lintas menuju stasiun.

“Seluruh perjalanan kereta api dari Stasiun Gambir tetap beroperasi normal sesuai jadwal. Kami mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal guna mengantisipasi potensi kepadatan maupun pengalihan arus lalu lintas akibat rencana aksi demonstrasi hari ini,” ujar Franoto dalam keterangan resmi, Rabu (28/10/2026).

Franoto menjelaskan pengaturan waktu perjalanan menuju stasiun menjadi penting agar pelanggan memiliki waktu yang cukup untuk menjalani proses boarding sebelum keberangkatan kereta api.

“Kami berharap pelanggan tidak berangkat terlalu dekat dengan jadwal keberangkatan kereta. Perhatikan kondisi lalu lintas dan pertimbangkan alternatif akses menuju Stasiun Gambir agar tidak tertinggal kereta akibat keterlambatan tiba di stasiun,” imbuhnya.

KAI Daop 1 Jakarta juga mengimbau pelanggan untuk memantau informasi lalu lintas terkini serta mengikuti arahan petugas apabila terdapat pengaturan arus kendaraan di sekitar kawasan Stasiun Gambir.

"KAI Daop 1 Jakarta berkomitmen menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan serta memastikan pelayanan perjalanan kereta api tetap berjalan dengan baik," ujar dia.

Titik Demo di Jakarta

Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan menyiapkan rute alternatif menyusul aksi unjuk rasa penyampaian pendapat yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Tugu Tani, dan Gedung DPR/MPR, Rabu, 28 Oktober 2026. Masyarakat diimbau menghindari kawasan tersebut mulai pukul 12.00 WIB hingga aksi selesai.

“Diimbau kepada pengguna jalan untuk menghindari titik kegiatan penyampaian pendapat dengan menggunakan rute alternatif,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin di Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2026.

 

 

Rute Alternatif Disiapkan

KAI Daop 1 Jakarta juga mengimbau pelanggan untuk memantau informasi lalu lintas terkini serta mengikuti arahan petugas apabila terdapat pengaturan arus kendaraan di sekitar kawasan Stasiun Gambir. (Foto: KAI)

Ia mengatakan, rute alternatif disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi. Dishub juga akan mengerahkan 510 personel ke lapangan.

“Jumlah personel Dinas Perhubungan yang akan dilibatkan sebagai petugas pengatur lalu lintas sebanyak 510 (lima ratus sepuluh) personel,” ucap Budi.

Di kawasan Monas dan Tugu Tani, pengendara dari Harmoni menuju Senen dapat melintasi Jalan Hayam Wuruk, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Dr. Sutomo, Jalan Gunung Sahari, hingga Jalan Pasar Senen.

Rekayasa Lalu Lintas

Sementara itu, pengendara dari Senen menuju Harmoni dapat menggunakan Jalan Gunung Sahari, Jalan Budi Utomo, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Katedral, hingga Jalan Veteran. Adapun pengendara dari Tanah Abang menuju Harmoni dapat melalui Jalan Jatibaru Raya, Jalan Abdul Muis, dan Jalan Majapahit.

Untuk kawasan DPR/MPR, pengendara dari Cawang menuju Slipi atau Tomang dapat menggunakan Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Patal Senayan, Jalan Permata Hijau, Jalan Tentara Pelajar, hingga Jalan S. Parman.

Adapun pengendara dari Blok M menuju Slipi atau Tomang dapat melintasi Jalan Kyai Maja, Jalan Kebayoran Baru, Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, hingga Jalan S. Parman.

 

Angkutan Umum Normal

Budi menyampaikan, operasional angkutan umum, meliputi Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta, tetap berjalan normal selama aksi berlangsung. Namun, layanan Transjakarta dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas apabila terjadi pengalihan arus kendaraan di sekitar lokasi demonstrasi.

“Pelayanan operasional Angkutan Umum (Transjakarta, MRT dan LRT) berlaku normal. Apabila terdapat pengalihan arus lalu lintas, layanan Transjakarta menyesuaikan pengaturan lalu lintas pada saat kegiatan Penyampaian Pendapat,” jelasnya.

Budi juga mengingatkan pengguna kereta api jarak jauh yang akan naik atau turun di Stasiun Gambir agar mengantisipasi perjalanan menuju stasiun.

“Diimbau kepada seluruh pengguna jalan termasuk pengguna Kereta Api jarak jauh yang akan naik/turun di Stasiun Gambir, untuk menghindari kawasan tersebut, menyesuaikan waktu dan rute perjalanan, mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan dengan mengutamakan keselamatan berlalu lintas,” ujar dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya