Michael Carrick di Ujung Tanduk, Ini Sosok yang Dinilai Cocok Tangani Manchester United

Martin Keown menyebut Antonio Conte sebagai kandidat pengganti Michael Carrick di Manchester United. Rene Meulensteen justru menolak gagasan tersebut.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 26 Oktober 2026, 19:23 WIB
Manajer Manchester United, Michael Carrick. (Oli Scarff/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Martin Keown menilai Antonio Conte bisa menjadi pilihan Manchester United apabila klub memutuskan memecat Michael Carrick dari kursi pelatih. Legenda Arsenal tersebut meyakini Conte memiliki karakter yang dibutuhkan untuk membawa perubahan di Old Trafford.

Masa depan Carrick mulai dipertanyakan setelah Manchester United menelan kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford pada lanjutan Premier League, Minggu. Hasil tersebut membuat Setan Merah hanya unggul satu poin dari zona tiga terbawah klasemen.

Situasi itu membuat petinggi klub harus mempertimbangkan langkah selanjutnya terkait posisi Carrick. CEO Manchester United, Omar Berrada, dan direktur sepak bola Jason Wilcox dilaporkan berada di Carrington pada Senin pagi waktu setempat untuk mengambil keputusan mengenai masa depan sang pelatih.

Keown pun menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak menggantikan Carrick jika pemilik bersama Manchester United, INEOS, memutuskan melakukan pergantian pelatih. Di sisi lain, mantan pelatih Manchester United, Rene Meulensteen, justru tidak mendukung kemungkinan penunjukan Conte.


Keown Nilai Antonio Conte Bisa Bawa Perubahan

Pelatih Napoli asal Italia, Antonio Conte, bereaksi selama pertandingan Serie A Italia antara Napoli dan Lecce di stadion Diego Armando Maradona di Naples pada 26 Oktober 2024. (CARLO HERMANN/AFP)

Keown menilai Conte memiliki karakter yang dapat membantu Manchester United melakukan perubahan setelah hasil-hasil mengecewakan. Pelatih asal Italia tersebut dikenal dengan pendekatan disiplin dan tuntutan tinggi terhadap para pemainnya.

Rekam jejak Conte juga menjadi pertimbangan dalam menilai kelayakannya menangani klub sebesar Manchester United. Ia pernah menjuarai Serie A tiga kali bersama Juventus, membawa Chelsea meraih gelar Premier League, serta memenangi Scudetto masing-masing sekali bersama Inter Milan dan Napoli.

"Saya tidak benar-benar tahu apakah mereka melakukan itu bersama dia," kata Keown di talkSPORT.

"Bagi saya, Conte bukan pilihan yang buruk karena saya pikir dia ingin menciptakan perubahan," lanjut Keown.


Meulensteen Tidak Mendukung Penunjukan Conte

Antonio Conte kesal dengan kekalahan Chelsea dari AS Roma. (AFP / ALBERTO PIZZOLI)

Pandangan berbeda disampaikan Meulensteen yang pernah bekerja sebagai bagian dari staf kepelatihan Manchester United. Ia tidak yakin Conte merupakan sosok yang tepat untuk menangani situasi klub saat ini.

Menurut Meulensteen, kedatangan Conte mungkin memberikan dorongan positif dalam waktu singkat, tetapi dampaknya berpotensi tidak bertahan lama. Ia juga menilai persoalan Manchester United tidak bisa diselesaikan hanya dengan mengganti pelatih.

Lanjut Baca:

"Saya melihat nama itu disebut-sebut dan saya sama sekali tidak akan mendukung penunjukan tersebut. Menurut saya, hal itu mungkin memberikan peningkatan performa dalam waktu sangat singkat, tetapi semuanya akan runtuh dengan sangat cepat jika melihat cara Conte menjalankan pekerjaannya," ujar Meulensteen, seperti dikutip Metro. "Saya tidak akan mendukung keputusan itu. Jika Anda bertanya kepada saya tentang nama lain, saya tidak bisa menyebutkannya karena masalahnya bukan terletak pada siapa pelatih berikutnya," lanjutnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya