Manajemen Manchester United Siapkan Sosok Ini untuk Gantikan Michael Carrick

Usai kalah 0-3 dari Bournemouth, Manchester United menimbang mengganti Michael Carrick.

oleh Aning JatiDiterbitkan 26 Oktober 2026, 19:05 WIB
Pelatih kepala Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, memberikan isyarat dari pinggir lapangan saat pertandingan Liga Champions UEFA (League Phase, pekan kedua) antara Club Atletico de Madrid dan Manchester United di Stadion Metropolitano, Madrid, pada 14 Oktober 2026. (Oscar DEL POZO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United dikabarkan menyiapkan langkah pergantian pelatih menyusul kekalahan 0-3 dari Bournemouth pada Minggu malam WIB. Dilansir Teamtalk, sejumlah sumber internal memperkirakan Michael Carrick akan kehilangan jabatannya dalam waktu dekat.

Kekalahan di Old Trafford tersebut menjadi hasil negatif ketiga Setan Merah dalam empat pertandingan terakhir. Manchester United kini terpuruk di peringkat ke-16 klasemen Premier League, hanya unggul satu poin dari zona degradasi.

Di tengah situasi itu, Eddie Howe disebut sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan Carrick di Old Trafford. Nama tersebut mencuat seiring pembicaraan internal yang terus berjalan.


Wilcox Memprioritaskan Howe

Newcastle United menunjuk Eddie Howe sebagai pelatih kepala menggantikan Steve Bruce pada tahun 2021. Sejak kehadirannya, The Magpies dinilai cerdik dan efektif untuk melakukan transfer pemain. Hingga pekan kesembilan, Howe berhasil membawa Newcastle menempati posisi keenam dengan raihan 14 poin. (AFP/Paul Ellis)

Situasi terkini mendorong manajemen mempertimbangkan perubahan sebelum Manchester United melawat ke markas Chelsea pada akhir pekan nanti. Opsi itu dibuka agar dinamika ruang ganti segera tertata jelang laga berat di London.

Setan Merah bahkan berpeluang menunjuk pelatih permanen baru untuk memimpin tim di Stamford Bridge, bergantung pada kecepatan proses penunjukan pengganti Carrick dalam beberapa hari ke depan.

Direktur Sepak Bola MU, Jason Wilcox, disebut telah melaporkan perkembangan situasi tersebut kepada para pemilik bersama klub, yakni keluarga Glazer dan Sir Jim Ratcliffe. Pembaruan itu menjadi landasan bagi pengambilan keputusan di level tertinggi.

Dalam pertimbangan Wilcox, Howe muncul sebagai pilihan utama untuk menangani Bruno Fernandes dan rekan-rekan. Figur tersebut dinilai sesuai dengan kebutuhan tim saat ini.

Keunggulan lain, Howe saat ini tidak terikat kontrak dengan klub mana pun. Kondisi itu memungkinkan Manchester United merekrutnya tanpa harus bernegosiasi dengan klub lain untuk mendapatkan izin di tengah musim.


Rekam Jejak Howe di Liga Inggris

Pelatih kepala Newcastle United asal Inggris, Eddie Howe, bereaksi atas kekalahan timnya di lapangan setelah pertandingan Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, Sabtu (27-12-2025) dini hari WIB. Man Utd memenangkan pertandingan dengan skor 1-0. (Darren Staples/AFP)

Pelatih berusia 48 tahun tersebut memiliki rekam jejak yang kuat di Premier League, terutama saat menakhodai Newcastle United. Ia dikenal mampu mengangkat performa tim secara bertahap dan terukur.

Di bawah arahannya, Newcastle mengalami perkembangan signifikan dan menjadi pesaing reguler dalam perburuan tiket kompetisi Eropa. Stabilitas permainan dan peningkatan konsistensi menjadi ciri fase kepelatihannya di sana.

Menariknya, Bournemouth yang baru saja mempermalukan Manchester United merupakan klub yang pernah ditangani Howe sebelum ia pindah ke Newcastle. Hubungan historis itu ikut menyorot tajam kekalahan Setan Merah di kandang sendiri.

Kekalahan dari mantan klub sang pelatih tersebut kini berpotensi menjadi salah satu pemicu perubahan besar di Old Trafford, mengingat tekanan hasil dan rapuhnya posisi pelatih saat ini.


Nagelsmann Tetap Masuk Radar

Kendati Howe menjadi kandidat pilihan Wilcox, Manchester United belum menutup peluang merekrut pelatih lain. Nama Julian Nagelsmann, mantan pelatih Timnas Jerman, masih masuk daftar pertimbangan manajemen.

Nagelsmann disebut tertarik menjajal pengalaman melatih di sepak bola Inggris. Ketertarikan itu membuatnya tetap relevan sebagai opsi alternatif bagi Setan Merah.

Sebelumnya, ia sempat mendekati kursi pelatih Chelsea. Adapun Christopher Vivell, kepala perekrutan Manchester United, dikabarkan menjadi salah satu pendukung kuat pencalonannya.

Dengan dua nama tersebut dalam pertimbangan, Manchester United menghadapi keputusan penting terkait arah kepelatihan klub. Manajemen perlu menentukan apakah Howe akan dipercaya membenahi performa tim atau memilih Nagelsmann sebagai alternatif.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya