Liputan6.com, Jakarta - KapanLagi Pensi Bareng 2026 resmi tuntas setelah menutup rangkaian di SMAN 35 Jakarta pada 22 Oktober 2026. Perjalanan talenta muda belum berhenti, para pemenang Student Talent Competition bersiap melangkah ke workshop bersama Trinity Inkubasi.
Menghadirkan roadshow di enam sekolah, KapanLagi Pensi Bareng menyajikan panggung hiburan sekaligus ruang berekspresi untuk siswa. Kompetisi bakat menjadi jantung acara, mendorong keberanian tampil dan berkembang.
Advertisement
Roadshow Enam Sekolah, Panggung Penuh Keseruan
Rangkaian KLPB 2026 dimulai di SMAN 3 Jakarta, berlanjut ke SMAN 2 Tangerang Selatan, SMAN 72 Jakarta, SMAN 5 Jakarta, SMAN 21 Jakarta, dan ditutup di SMAN 35 Jakarta pada 22 Oktober 2026. Tiap sekolah menghadirkan warna yang berbeda, dari sorak-sorai penonton, aktivitas interaktif, hingga penampilan musik yang membuat suasana makin meriah.
Sejumlah musisi ikut memeriahkan perjalanan tahun ini, di antaranya Pasming Based, SEEN, Marbles, dan Orkes Nunung CS. Kehadiran mereka bukan hanya menghadirkan hiburan langsung, tetapi juga menjadikan panggung sekolah sebagai ruang berkumpul dan berekspresi bersama.
Student Talent Competition, Lima Kategori untuk Bersinar
Student Talent Competition menjadi bagian penting KLPB 2026, membuka kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan dan mengembangkan kreativitas di lima kategori: Tari Tradisional, Tari Modern, Menyanyi, Band, dan Monolog. Ajang ini bukan sekadar tampil, tetapi juga proses membangun kepercayaan diri, mengasah kemampuan, dan menambah pengalaman panggung.
Editor in Chief KapanLagi.com, Mahardi Eka Putra, menegaskan bahwa KLPB dirancang melampaui sekadar pentas seni sekolah. “Lewat KapanLagi Pensi Bareng, kami ingin memberikan pengalaman yang lebih dari sekadar hiburan sekolah. Kami ingin para siswa punya ruang untuk menunjukkan bakat, membangun kepercayaan diri, dan mendapatkan kesempatan untuk terus berkembang. Karena siapa tahu, panggung sekolah hari ini bisa menjadi awal perjalanan besar mereka di masa depan,” ujar Mahardi Eka Putra.
Semangat tersebut sejalan dengan tema “Berani Tampil, Berani Bermimpi”. Siswa didorong menjadikan panggung sebagai kesempatan belajar, bukan sekadar ajang menentukan siapa yang paling unggul. Dengan lima kategori, tiap peserta dapat menyalurkan minat sesuai bidang yang digeluti.
Roadshow Usai, Pemenang Lanjut Workshop Trinity Inkubasi
Berakhirnya roadshow bukan akhir cerita. Para pemenang Student Talent Competition dari setiap sekolah akan mengikuti workshop bersama Trinity Inkubasi, sebuah program lanjutan yang dirancang untuk pengembangan bakat setelah panggung KLPB.
Lewat workshop ini, mereka berkesempatan belajar dari praktisi industri, memperluas wawasan, dan mengenali peluang untuk mematangkan potensi. KLPB 2026 pun membawa pesan bahwa pengalaman di panggung sekolah dapat menjadi langkah awal menuju kesempatan yang lebih besar, dengan dukungan, ruang berekspresi, dan kesempatan belajar sebagai fondasi penting.
Nantikan kelanjutan perjalanan para talenta muda KLPB 2026 bersama Trinity Inkubasi. Informasi terbaru dapat diikuti melalui situs KapanLagi.com dan akun Instagram @kapanlagidotcom.
KapanLagi Pensi Bareng 2026 didukung oleh AQUA dan Mizone.