Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) fluktuatif pada perdagangan saham Rabu pagi (21/10/2026). Sempat menghijau, IHSG hari ini berbalik arah melemah hingga turun 1,6%.
Mengutip data RTI, saat dipantau pukul 09.52 WIB, IHSG merosot 1,6% menjadi 5.192,68. Pada pukul 10.03 WIB, IHSG berupaya berbalik arah ke zona hijau. Tekanan IHSG berkurang hingga turun 1% ke 5.224.Indeks saham LQ45 tergelincir 1,62% menjadi 521,92. Seluruh indeks saham acuan memerah.
Advertisement
Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 5.326,96 dan level terendah 5.186,37. Sebanyak 501 saham melemah sehingga membebani IHSG. 156 saham menguat dan 114 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham 659.067 kali dengan volume perdagangan saham 11,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 6,3 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.962.
Seluruh sektor saham tertekan. Sektor saham energi turun 2,9%, sektor saham basic melemah 2,12%, sektor saham industri terpangkas 2,53%. Lalu sektor saham consumer nonsiklikal merosot 0,45%, sektor saham ciksilikal tergelincir 0,27%, sektor saham kesehatan melemah 0,41%. Selanjutnya sektor saham keuangan terpangkas 1,025, sektor saham properti melemah 0,70%, sektor saham teknologi susut 1,69%, sektor saham infrastruktur merosot 1,1% dan sektor saham transportasi tergelincir 1,44%.
Harga saham DEWA melemah 2,34% menjadi Rp 252 per saham. Harga saham DEWA dibuka naik dua poin menjadi Rp 258 per saham. Saham DEWA berada di level tertinggi Rp 270 dan terendah Rp 246 per saham. Total frekuensi perdagangan 7.685 kali dengan volume perdagangan saham 2.814.376 saham. Nilai transaksi harian Rp 71,7 miliar.
Harga saham UNVR stagnan di Rp 1.375 per saham. Harga saham UNVR berada di level tertinggi Rp 1.415 dan terendah Rp 1.365 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.816 kali dengan volume perdagangan saham 96.612 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 13,4 miliar.