Java United Tertahan 1-1, Fabio Lefundes Soroti Gol Isenmulang Usai Pengecekan VAR

Java United imbang 1-1 di Maguwoharjo. Fabio Lefundes mempersoalkan gol Isenmulang FC yang disahkan setelah ulasan VAR hampir empat menit dan menyoroti finishing.

oleh Radifa ArsaDiterbitkan 20 Oktober 2026, 23:42 WIB
Pelatih anyar Java United FC, Fabio Lefundes, tertantang membawa tim berjuluk Laskar Kepodang Emas bersaing di Super League 2026/2027. (Dok. Java United)

Liputan6.com, Sleman - Java United pulang dengan satu poin setelah ditahan Isenmulang FC 1-1 pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (20-10-2026).

Seusai laga, pelatih Fabio Lefundes mempertanyakan beberapa keputusan wasit, terutama gol tuan rumah yang tetap disahkan usai tinjauan VAR.

Ia menyebut sejak awal timnya memprediksi pertandingan akan berlangsung ketat karena lawan tampil sangat rapat dan mengandalkan transisi cepat.

"Kami sudah menduga akan mendapati pertandingan ini dari Isenmulang FC. Mereka sangat rapat saat bertahan, mencoba transisi karena mereka baru meraih kemenangan di laga tandang dan menggunakan pendekatan yang mirip seperti laga hari ini," ujar Lefundes, Selasa.


Pertahanan Rapat Isenmulang

Duel Isenmulang FC versus Java United pada laga pekan keenam BRI Super League di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (20-1-2026). (Dok. ileague.id)

Menurut Lefundes, cara bermain Isenmulang FC menyulitkan Java United memecah kebuntuan. Usaha merevisi pendekatan pada awal babak kedua sudah dilakukan, namun Laskar Kepodang Emas tetap kesulitan menemukan celah.

"Dan gaya permainan lawan yang seperti ini, seiring berjalannya waktu demi waktu dan mulai mendekati menit akhir pertandingan itu akan mulai makin sulit," ujar eks pelatih yang musim lalu mengasuh Borneo FC itu.

"Lalu, kami mulai memikirkan alternatif strategi. Saat memasuki jeda babak, kami memutuskan untuk mengubah dinamika karena cara mereka mengorganisasi tim agar bisa unggul dalam pertandingan," imbuhnya.


Gol Isenmulang Disahkan Usai VAR

Pelatih asal Brasil tersebut menyoroti proses gol Isenmulang FC yang dibuat Kenji Nishioka pada menit ke-64. Ia menilai ada pelanggaran lebih dulu pada momen yang mengawali terciptanya gol.

"Di situ kami malah kebobolan. Memang gol itu tidak offside. Tetapi, jelas terjadi pelanggaran pada momen yang mengawali proses terciptanya gol tersebut. Lalu butuh hampir empat menit untuk memvalidasinya," kata Lefundes.

"Setelah itu mereka menyatakan itu gol. Mereka menghabiskan empat menit untuk melihat bahwa pelanggaran yang seharusnya pelanggaran dianggap bukan pelanggaran dan mengesahkan gol," lanjutnya.


Peluang Tak Tuntas Di Depan Gawang

Lefundes juga menyoroti satu masalah utama timnya pada laga ini, yakni penyelesaian akhir yang tak maksimal.

Java United sempat mencetak gol dan masih menghasilkan beberapa peluang lain, namun kesempatan yang tersedia tidak mampu dikonversi menjadi tambahan angka.

"Kami sebenarnya sudah berniat, apakah gol itu disahkan atau tidak, kami sudah menganalisis untuk mengubah strategi kami. Dan kami mencetak gol, lalu kami masih memiliki beberapa peluang lain, tetapi sayangnya kami tidak bisa mengonversinya," ucapnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya