IHSG Hari Ini Ditutup Nyaris Sentuh 5.000, Seluruh Sektor Saham Tertekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berupaya bangkit sehingga memangkas koreksi menjadi 3,64% pada Senin, (19/10/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 19 Oktober 2026, 16:47 WIB
Layar Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) (Foto: Liputan6.com/Thurfah M)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melanjutkan koreksi pada perdagangan saham Senin, (19/10/2026). Namun, tekanan IHSG hari ini berkurang hingga ditutup nyaris di level 5.000. Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di 18.027.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup terpangkas 3,64% menjadi 4.996,60. Indeks saham LQ45 tergelincir 3,95% menjadi 488,46. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan.

Analis menilai tekanan IHSG berkurang salah satunya pengumuman aksi beli kembali atau buyback saham.

"Kami perkirakan, salah satu penyebabnya adalah dari adanya rencana buyback emiten yang tadi sempat diumumkan dan di sisi lain kami perkirakan adanya technical rebound karena dianggap saat ini harga terbilang murah,” ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana saat dihubungi Liputan6.com.

Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 5.012,86 dan level terendah 4.907,37. Sebanyak 656 saham melemah sehingga membebani IHSG. 100 saham menguat dan 43 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 1.621.793 kali dengan volume perdagangan saham 34,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 25,2 triliun. Posisi dolar AS terhadap rupiah di kisaran 18.027.

Tekanan IHSG terjadi di tengah seluruh sektor saham memerah. Sektor saham energi merosot 2,95%, sektor saham basic turun 4,57%, dan sektor saham industri turun 2,97%. Selain itu, sektor saham consumer nonsiklikal tergelincir 3,88%, sektor saham consumer siklikal terpangkas 4,09%, dan sektor saham kesehatan merosot 3,64%.

Lalu sektor saham keuangan turun 2,18%, sektor saham properti melemah 2,75%, sektor saham teknologi tergelincir 2,46%, sektor saham infrastruktur turun 4,45% dan sektor saham transportasi susut 2,91%.

Harga saham NCKL ditutup berbalik arah menguat 1,45% menjadi Rp 700 per saham. Harga saham NCKL dibuka turun lima poin menjadi Rp 685 per saham. Saham NCKL berada di level tertinggi Rp 715 dan terendah Rp 645 per saham. Total frekuensi perdagangan 9.455 kali dengan volume perdagangan saham 1.001.972 saham. Nilai transaksi harian Rp 67,2 miliar.

 

 

Gerak Saham

Pekerja melintas di dekat layar digital pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Pada prapembukaan perdagangan Rabu (14/10/2020), IHSG naik tipis 2,09 poin atau 0,04 persen ke level 5.134,66. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga saham DSSA ditutup menguat 2,1% menjadi Rp 730 per saham. Harga saham DSSA dibuka melemah ke Rp 665 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 715 per saham. Saham DSSA berada di level tertinggi Rp 750 dan terendah Rp 665 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 44.650 kali dengan volume perdagangan saham 10.988.037 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 746,6 miliar.

Harga saham TAXI merosot 25% menjadi Rp 9 per saham. Saham TAXI dibuka turun empat poin menjadi Rp 8 per saham. Harga saham TAXI berada di level tertinggi Rp 10 dan terendah Rp 8 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.647 kali dengan volume perdagangan saham 3.847.490 saham. Nilai transaksi harian Rp 3,4 miliar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya