Liputan6.com, Jakarta - Penyanyi Mayangsari resmi merilis single terbaru "Selama Kita Bersama" beserta video musiknya lewat label miliknya, MST Production. Lagu ciptaan vokalis D'Masiv, Rian Ekky Pradipta, itu diperkenalkan dalam Intimate Showcase bersama awak media. Di balik rilisnya, ada kisah unik soal judul yang sempat membuat keduanya "berselisih".
Mulanya, lagu tersebut berjudul "Selama Kamu Milikku". Judul itu muncul ketika Mayangsari memilih lagu yang diciptakan Rian. Istri Bambang Trihatmodjo itu keberatan karena merasa maknanya timpang, seolah hanya satu pihak yang memiliki. Keberatan itu pun langsung ia sampaikan kepada Rian.
Advertisement
"Saya ajak berantem, Rian. Ini lagunya kalau 'Selama Kamu Milikku', kayaknya cuman saya doang yang milikin. Kan, dia juga harus punya, punya rasa milikin aku, dong," ungkap Mayangsari.
Rian Setuju, Judul Pun Berubah
Rian mengiyakan masukan itu. Setelah melewati perenungan, Mayangsari mengusulkan judul baru yang menurutnya terasa lebih hangat, rekat, dan tulus. Hal itu dibenarkan Rian lewat video ucapan selamat dari Kuala Lumpur, tempat d'Masiv sedang melakoni tur.
"Dan menurut saya, lagu ini jadi lebih dalam, jadi lebih punya arti karena dinyanyikan oleh Mbak Mayangsari," ujar Rian.
Video Musik Pakai Green Screen
Selain lagunya, Mayangsari juga menghadirkan video musik "Selama Kita Bersama". Video ini digarap sutradara Farid dan editor sekaligus SFX editor Danang, yang sama-sama bagian dari MST Production. Setelah brainstorming sekitar seminggu, tim langsung syuting dengan konsep sederhana yang memadukan teknologi lewat green screen.
"Ini video klip yang paling lama nih," ungkap Danang.
Danang mengakui revisinya lumayan banyak karena prosesnya butuh ketelitian. Mayangsari sendiri menegaskan single ini bukan sekadar comeback. Ia sempat dianggap vakum, padahal menjalani format berbeda lewat YouTube MST Production setelah merilis 20 album sejak 1987.
"Ini bukan tentang kembalinya saya ke kancah musikal, sebab denyut kreativitas seni tak pernah mati di diri saya," tutur Mayangsari.