Liputan6.com, Jakarta - Mobil bekas dengan harga di bawah Rp 100 juta masih menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan pribadi dengan anggaran terbatas. Menariknya, pilihan yang tersedia tidak hanya terbatas pada mobil keluaran lama, tetapi juga mencakup sejumlah model dengan tahun produksi relatif muda.
Berdasarkan pantauan iklan marketplace otomotif per 12 Oktober 2026, terdapat beragam pilihan mobil bekas di bawah Rp 100 juta, mulai dari city car, hatchback, multi purpose vehicle (MPV), hingga sport utility vehicle (SUV).
Advertisement
Beberapa model yang bisa dipertimbangkan antara lain Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Suzuki Karimun Wagon R, Honda Brio, Nissan March, Mazda2, Nissan Grand Livina, Wuling Confero, Toyota Avanza, dan Nissan X-Trail.
Dari daftar tersebut, Daihatsu Ayla tahun 2022 dan Wuling Confero tahun 2022-2023 menjadi pilihan dengan tahun produksi paling muda yang masih masuk dalam batas anggaran tersebut.
Sementara itu, bagi konsumen yang menginginkan mobil dengan dimensi lebih besar, Nissan Grand Livina, Toyota Avanza, dan Nissan X-Trail bisa menjadi alternatif.
Perlu diketahui, harga mobil bekas sangat bergantung pada tahun produksi, kondisi kendaraan, jarak tempuh, kelengkapan dokumen, serta lokasi penjualan.
Karena itu, daftar harga berikut dapat digunakan sebagai referensi awal sebelum melakukan transaksi:
1. Toyota Agya
Toyota Agya menjadi salah satu pilihan bagi konsumen yang mencari mobil bekas berukuran kompak untuk menunjang mobilitas harian.
Mobil yang diperkenalkan pada 2012 ini masuk dalam segmen Low Cost Green Car (LCGC). Ukurannya yang relatif ringkas membuat Agya cocok digunakan untuk menghadapi lalu lintas perkotaan.
Berdasarkan pantauan pasar per 12 Oktober 2026, Toyota Agya bekas tahun produksi 2013-2018 ditawarkan dengan harga sekitar Rp 73,7 juta hingga Rp 99 juta.
Berikut perkiraan harga Toyota Agya bekas berdasarkan tahun produksi:
- Toyota Agya 2013-2014: Rp 73,7 juta-Rp 91,2 juta
- Toyota Agya 2015: Rp 87,7 juta-Rp 95 juta
- Toyota Agya 2016: Rp 85,3 juta-Rp 98,4 juta
- Toyota Agya 2017-2018: Rp 87 juta-Rp 99 juta.
Toyota Agya tersedia dengan pilihan transmisi manual maupun otomatis. Konsumen dapat menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan dan kebiasaan berkendara.
2. Daihatsu Ayla
Selain Agya, Daihatsu Ayla juga layak dipertimbangkan bagi konsumen yang mencari mobil bekas dengan harga terjangkau.
Sama-sama bermain di segmen LCGC, Ayla menawarkan dimensi kompak yang mendukung penggunaan harian, termasuk untuk perjalanan di kawasan perkotaan.
Menariknya, mobil bekas Daihatsu Ayla tahun produksi 2022 masih ditemukan di bawah Rp 100 juta.
Berdasarkan pantauan pasar, harga Daihatsu Ayla bekas berada di kisaran Rp 75 juta hingga Rp 99 juta, bergantung pada tahun dan kondisi unit.
Berikut kisaran harga Daihatsu Ayla bekas:
- Daihatsu Ayla 2014: Rp 75 juta-Rp 90 juta
- Daihatsu Ayla 2015: Rp 77 juta-Rp 87 juta
- Daihatsu Ayla 2016: Rp 81,3 juta-Rp 94,9 juta
- Daihatsu Ayla 2017: Rp 79 juta-Rp 99 juta
- Daihatsu Ayla 2019: Rp 77 juta-Rp 98 juta
- Daihatsu Ayla 2020-2021: Rp 90 juta-Rp 95 juta
- Daihatsu Ayla 2022: Rp 97 juta-Rp 99 juta.
Unit tahun 2022 bisa menjadi alternatif bagi konsumen yang menginginkan mobil dengan usia pakai relatif muda tanpa harus mengeluarkan biaya lebih dari Rp 100 juta untuk pembelian kendaraan.
3. Suzuki Karimun Wagon R
Suzuki Karimun Wagon R merupakan pilihan lain di segmen mobil perkotaan.
Mobil ini mulai dipasarkan di Indonesia pada 2013. Namun, Suzuki menghentikan produksi Karimun Wagon R untuk pasar domestik pada 2021, sehingga konsumen yang tertarik perlu memperhatikan kondisi unit serta ketersediaan suku cadang.
Berdasarkan pantauan harga mobil bekas per Oktober 2026, Karimun Wagon R tahun produksi 2014-2021 masih ditawarkan di bawah Rp 100 juta.
Berikut kisaran harganya:
- Suzuki Karimun Wagon R 2014-2015: Rp 65 juta-Rp 89 juta
- Suzuki Karimun Wagon R 2016: Rp 85 juta-Rp 95 juta
- Suzuki Karimun Wagon R 2017: Rp 79,2 juta-Rp 95 juta
- Suzuki Karimun Wagon R 2018: Rp 82 juta-Rp 96,2 juta
- Suzuki Karimun Wagon R 2019-2021: Rp 77,4 juta-Rp 92,5 juta.
Bagi konsumen dengan anggaran terbatas, Karimun Wagon R bisa masuk daftar pertimbangan. Namun, pemeriksaan kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, serta ketersediaan komponen pengganti tetap diperlukan sebelum membeli.
4. Nissan March
Nissan March menawarkan alternatif mobil perkotaan dengan bentuk hatchback.
Model ini mulai dipasarkan di Indonesia pada 2010. Pasokan terakhir Nissan March ke Indonesia tercatat pada Oktober 2019.
Di pasar mobil bekas, Nissan March tahun produksi 2011-2018 masih ditemukan dengan harga di bawah Rp 100 juta.
Berikut perkiraan harga Nissan March bekas:
- Nissan March 2011: Rp 65 juta-Rp 79,5 juta
- Nissan March 2012: Rp 68,4 juta-Rp 90 juta
- Nissan March 2013: Rp 69 juta-Rp 95 juta
- Nissan March 2014: Rp 88 juta-Rp 96 juta
- Nissan March 2015-2018: Rp 96 juta-Rp 99 juta.
Sebagian besar unit yang ditawarkan menggunakan transmisi otomatis. Hal ini dapat menjadi pertimbangan bagi konsumen yang menginginkan kemudahan berkendara di tengah kemacetan.
Meski demikian, kondisi transmisi otomatis perlu diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan perpindahan gigi berlangsung normal dan tidak menimbulkan biaya perbaikan besar setelah pembelian.
5. Honda Brio
Honda Brio menjadi pilihan bagi konsumen yang mencari hatchback kompak dengan desain modern.
Generasi pertama Brio diperkenalkan pada 2012, kemudian Brio Satya bermesin 1,2 liter hadir pada 2013. Generasi kedua diperkenalkan pada 2018.
Untuk anggaran di bawah Rp 100 juta, konsumen dapat mempertimbangkan Honda Brio tahun produksi 2012-2017.
Berikut kisaran harga Honda Brio bekas berdasarkan pantauan pasar:
- Honda Brio 2012-2013: Rp 79,2 juta-Rp 99 juta
- Honda Brio 2014: Rp 79,5 juta-Rp 99 juta
- Honda Brio 2015: Rp 86 juta-Rp 99 juta
- Honda Brio 2016-2017: Rp 89 juta-Rp 96 juta.
Honda Brio dapat menjadi alternatif bagi konsumen yang menginginkan mobil berukuran kompak untuk aktivitas sehari-hari.
Sebelum membeli, pastikan riwayat servis tersedia dan lakukan pemeriksaan kondisi mesin, sistem pendingin, kaki-kaki, serta transmisi. Riwayat tabrakan dan banjir juga perlu diperiksa untuk menghindari potensi masalah di kemudian hari.
6. Mazda2
Bagi konsumen yang menginginkan hatchback dengan karakter berbeda, Mazda2 bekas dapat menjadi pilihan.
Mazda2 generasi pertama diperkenalkan di Indonesia pada November 2009. Model ini mendapatkan penyegaran pada 2012 dan 2013 sebelum generasi berikutnya diperkenalkan pada 2014.
Untuk anggaran di bawah Rp 100 juta, pilihan yang tersedia umumnya berasal dari tahun produksi 2009-2013.
Berikut kisaran harga Mazda2 bekas:
- Mazda2 2009-2010: Rp 89,1 juta-Rp 98 juta
- Mazda2 2011: Rp 79 juta-Rp 95 juta
- Mazda2 2012: Rp 78 juta-Rp 99 juta
- Mazda2 2013: Rp 90 juta-Rp 99 juta.
Sebagian besar unit yang ditawarkan menggunakan transmisi otomatis.
Dibandingkan mobil LCGC, calon pembeli perlu memperhitungkan biaya perawatan dan penggantian komponen yang mungkin berbeda. Karena itu, pemeriksaan kondisi kendaraan dan riwayat servis menjadi bagian penting sebelum menentukan pilihan.
7. Nissan Grand Livina
Bagi keluarga yang membutuhkan kendaraan dengan kabin lebih lega, Nissan Grand Livina bisa dipertimbangkan.
Grand Livina pertama kali meluncur di Indonesia pada April 2007. Model ini mendapatkan penyegaran pada 2011 dan 2013 sebelum generasi baru Nissan Livina diperkenalkan pada 2019.
Berdasarkan pantauan pasar, Nissan Grand Livina bekas tahun produksi 2007-2017 masih tersedia dengan harga di bawah Rp 100 juta.
Berikut kisaran harga Nissan Grand Livina bekas:
- Nissan Grand Livina 2007-2010: Rp 54,5 juta-Rp 89 juta
- Nissan Grand Livina 2011: Rp 68 juta-Rp 85 juta
- Nissan Grand Livina 2012: Rp 68 juta-Rp 95 juta
- Nissan Grand Livina 2013: Rp 69,9 juta-Rp 97,1 juta
- Nissan Grand Livina 2014: Rp 85 juta-Rp 90 juta
- Nissan Grand Livina 2015-2017: Rp 75 juta-Rp 95 juta.
Grand Livina dapat menjadi alternatif bagi konsumen yang membutuhkan mobil keluarga dengan anggaran relatif terbatas.
Namun, pembeli sebaiknya memperhatikan kondisi mesin, transmisi, sistem pendingin, dan kaki-kaki. Ketersediaan suku cadang serta riwayat perawatan juga perlu menjadi pertimbangan.
8. Wuling Confero
Wuling Confero menjadi salah satu pilihan menarik bagi konsumen yang membutuhkan MPV dengan tahun produksi relatif muda.
Confero dan Confero S diperkenalkan di Indonesia pada 2017. Model ini menggunakan mesin 1,5 liter dengan tenaga yang diklaim mencapai 107 HP dan transmisi manual lima percepatan.
Di pasar mobil bekas, Wuling Confero tahun produksi 2017-2023 masih ditemukan dengan harga di bawah Rp 100 juta.
Berikut perkiraan harga Wuling Confero bekas:
- Wuling Confero 2017-2018: Rp 65 juta-Rp 89,9 juta
- Wuling Confero 2019: Rp 85,5 juta-Rp 92 juta
- Wuling Confero 2020-2021: Rp 75 juta-Rp 94,5 juta
- Wuling Confero 2022-2023: Rp 90 juta-Rp 99 juta.
Unit tahun 2022-2023 menjadi salah satu pilihan paling muda dalam daftar mobil bekas di bawah Rp 100 juta ini.
Meski begitu, konsumen tetap perlu memastikan kondisi kendaraan secara langsung. Pemeriksaan rekam perawatan, kondisi mesin, transmisi, dan kelengkapan dokumen perlu dilakukan sebelum transaksi.
9. Toyota Avanza
Toyota Avanza dikenal sebagai salah satu model MPV yang banyak digunakan keluarga Indonesia. Generasi pertama Avanza dipasarkan sejak 2004, disusul generasi kedua pada 2011 dan generasi ketiga pada 2021.
Dengan anggaran di bawah Rp 100 juta, konsumen dapat mempertimbangkan Toyota Avanza tahun produksi 2007-2015.
Berikut kisaran harga Toyota Avanza bekas:
- Toyota Avanza 2007-2010: Rp 84,2 juta-Rp 98,5 juta
- Toyota Avanza 2013-2015: Rp 85 juta-Rp 99 juta.
Pilihan Avanza bekas bisa menjadi pertimbangan bagi konsumen yang membutuhkan mobil keluarga dengan konfigurasi tiga baris kursi.
Namun, kondisi setiap unit dapat berbeda. Konsumen perlu memeriksa kondisi mesin, transmisi, sistem suspensi, serta komponen yang berpotensi mengalami keausan akibat pemakaian.
Selain itu, riwayat servis berkala dan kelengkapan dokumen perlu dipastikan sebelum membeli kendaraan.
10. Nissan X-Trail
Jika menginginkan SUV dengan anggaran di bawah Rp 100 juta, Nissan X-Trail dapat menjadi alternatif.
X-Trail generasi pertama dirakit secara lokal sejak 2003 dan dipasarkan hingga 2008. Generasi kedua hadir pada 2009, sedangkan generasi ketiga diperkenalkan pada September 2014.
Berdasarkan pantauan pasar per Oktober 2026, harga Nissan X-Trail bekas berada di kisaran Rp 49 juta hingga Rp 99 juta, bergantung pada tahun produksi dan kondisi unit.
Berikut kisaran harga Nissan X-Trail bekas:
- Nissan X-Trail 2003-2008: Rp 49 juta-Rp 96 juta
- Nissan X-Trail 2009-2012: Rp 82,3 juta-Rp 96,9 juta
- Nissan X-Trail 2017: sekitar Rp 94,5 juta-Rp 99 juta.
Harga yang relatif terjangkau membuat X-Trail menarik bagi konsumen yang menginginkan kendaraan dengan dimensi lebih besar.
Meski demikian, pembeli perlu memperhitungkan biaya perawatan SUV bekas, termasuk pemeriksaan mesin, transmisi otomatis, kaki-kaki, dan sistem pendingin.
Kondisi kendaraan sebaiknya diperiksa oleh mekanik berpengalaman sebelum transaksi dilakukan.
Tips Membeli Mobil Bekas di Bawah Rp 100 Juta
Memiliki anggaran Rp 100 juta bukan berarti konsumen harus terburu-buru memilih kendaraan. Ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan agar mobil bekas yang dibeli sesuai kebutuhan dan tidak menimbulkan beban biaya tambahan.
1. Sesuaikan dengan kebutuhan
Pilih jenis kendaraan berdasarkan penggunaan sehari-hari. City car cocok untuk mobilitas perkotaan, sedangkan MPV dapat menjadi pilihan bagi keluarga yang membutuhkan kabin lebih lega. SUV bisa dipertimbangkan jika menginginkan dimensi dan karakter kendaraan berbeda.
2. Bandingkan harga pasar
Jangan langsung membeli unit pertama yang ditemukan. Bandingkan beberapa iklan dengan model, tahun produksi, dan kondisi serupa untuk mengetahui harga yang wajar.
3. Periksa kondisi kendaraan
Lakukan pemeriksaan mesin, transmisi, kaki-kaki, sistem pengereman, serta kondisi bodi. Jika tidak memiliki pengetahuan teknis yang cukup, gunakan jasa inspeksi mobil bekas atau mekanik terpercaya.
4. Cek riwayat servis dan penggunaan
Tanyakan apakah kendaraan pernah mengalami kecelakaan atau terendam banjir. Periksa pula riwayat servis, jarak tempuh, dan kondisi komponen penting.
5. Pastikan dokumen lengkap
Cocokkan STNK dan BPKB dengan identitas kendaraan. Pastikan nomor rangka dan nomor mesin sesuai dengan dokumen, serta periksa status pajak kendaraan.
6. Siapkan anggaran tambahan
Selain harga pembelian, sisihkan dana untuk servis awal, penggantian oli, pemeriksaan komponen, dan perbaikan apabila diperlukan. Langkah ini penting agar anggaran tidak langsung habis setelah kendaraan dibeli.
7. Perhatikan ketersediaan suku cadang
Untuk model yang sudah tidak dipasarkan atau dihentikan produksinya, cari informasi mengenai ketersediaan komponen pengganti dan bengkel yang mampu menangani perawatannya.
Dengan mempertimbangkan berbagai aspek tersebut, konsumen dapat memilih mobil bekas di bawah Rp 100 juta secara lebih cermat.