Hasil Olah TKP Kematian Pemuda Terbungkus Sleeping Bag di Kos Jakbar

Polisi mendalami kematian pemuda yang ditemukan terbungkus sleeping bag di kamar kos Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 11 Oktober 2026, 18:03 WIB
Pemuda tewas terbungkus di Kos-kosan Kebon Jeruk (Dok: Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Polisi masih mendalami penyebab tewasnya Fajri (24), pemuda yang ditemukan tewas terbungkus sleeping bag di dalam kamar indekosnya di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Dugaan sementara, korban meninggal akibat bunuh diri, namun kepastian penyebab kematiannya masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edy Sudarman Korniawan mengatakan dugaan tersebut berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Untuk hasil olah TKP dugaan sementara masih bunuh diri ya, masih sedang didalami kembali,” ujar Edy kepada wartawan, Minggu (11/10/2026).

Edy menjelaskan, benda yang membungkus tubuh korban merupakan sleeping bag. Kondisinya terlihat ketat karena tubuh Fajri telah membengkak saat ditemukan.

“Kain pembungkus yang dimaksud adalah sleeping bag, terlihat ketat karena kondisi tubuh korban sudah membengkak,” katanya.

Fajri ditemukan tewas di kamar kosnya di Jalan Salam IV, Kelurahan Sukabumi Utara, Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Jasadnya ditemukan setelah keluarga kehilangan kontak dengannya sejak Rabu, 7 Oktober 2026 malam.

Kakak korban, Fani, mengaku masih berkomunikasi dengan adiknya melalui WhatsApp dan Instagram pada 4-6 Oktober.

Namun, pada Kamis pagi, ibu mereka memberi kabar bahwa Fajri tak lagi bisa dihubungi. Fani kemudian memesan ojek online sekitar pukul 09.30 WIB untuk mengecek kondisi adiknya.

 

Pintu Kamar Terkunci

Ilustrasi

Pintu kamar terkunci dan Fajri tak menyahut saat dipanggil. Penjaga kos sempat mencoba kunci cadangan, tetapi pintu tak bisa dibuka karena kunci dari dalam masih terpasang. Pemilik kos akhirnya dihubungi untuk meminta izin mendobrak pintu.

Saat pintu terbuka, kamar dalam keadaan gelap karena token listrik habis. Di atas kasur, tubuh Fajri terlihat tertutup selimut. Setelah disingkap, tubuh korban tampak terbungkus rapat dengan bahan hitam.

“Setelah selimut disingkap, tubuh Fajri terlihat terbungkus sangat rapat dengan bahan berwarna hitam dari kepala sampai kaki,” ujar Fani kepada wartawan, Minggu (11/10/2026).

Menurut Fani, tubuh adiknya sudah kaku dan dingin saat ditemukan.

Sebuah telepon seluler juga berada di dekat tubuh korban dalam kondisi diisi daya. Informasi tersebut diperoleh Fani dari kesaksian pengemudi ojek online.

Pengemudi dan penjaga kos kemudian keluar untuk memanggil ketua RT serta menghubungi polisi. Jenazah Fajri selanjutnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya