Liputan6.com, Jakarta - Manchester United dikabarkan mulai menyiapkan langkah antisipasi jika performa tim di bawah asuhan Michael Carrick tidak kunjung membaik. Manajemen Setan Merah disebut mempertimbangkan rencana suksesi pelatih sebagai langkah berjaga-jaga apabila situasi semakin memburuk.
Menurut laporan Tribal Football yang mengutip perkembangan di internal klub, Manchester United ingin memastikan mereka memiliki opsi jika masa kepemimpinan Carrick tidak berjalan sesuai harapan. Meski demikian, belum ada indikasi bahwa pemecatan sang pelatih akan dilakukan dalam waktu dekat.
Advertisement
Situasi ini menjadi perhatian serius setelah Manchester United mengawali Premier League 2026/2027 dengan hasil yang kurang memuaskan. Inkonsistensi permainan membuat posisi Carrick mulai mendapat sorotan, terutama karena klub memiliki ambisi untuk kembali bersaing di papan atas.
Manchester United memiliki ekspektasi tinggi terhadap performa tim musim ini. Selain memperbaiki posisi di klasemen, Setan Merah juga membidik tiket Liga Champions untuk musim berikutnya.
Kegagalan memenuhi target tersebut berpotensi memberikan dampak terhadap perencanaan skuad dan arah pengembangan klub. Karena itu, manajemen dikabarkan ingin memiliki rencana alternatif apabila Carrick tidak mampu membawa tim kembali ke jalur kemenangan.
Namun, persiapan skenario suksesi tidak serta-merta berarti Manchester United sudah mengambil keputusan untuk mengganti pelatih. Untuk saat ini, perhatian utama klub tetap tertuju pada upaya memperbaiki performa tim di lapangan.
Laga Kontra Tottenham Jadi Ujian Penting
Tekanan terhadap Carrick semakin terasa menjelang pertandingan Manchester United melawan Tottenham Hotspur di Old Trafford pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Setan Merah untuk menunjukkan perbaikan setelah menjalani awal musim yang sulit. Tambahan poin sangat dibutuhkan agar Manchester United dapat memperbaiki posisi di klasemen sekaligus membangun kembali kepercayaan diri tim.
Di sisi lain, Tottenham juga tengah menghadapi periode sulit. Kondisi tersebut membuat pertemuan kedua tim menjadi ujian penting bagi masing-masing pelatih, termasuk Carrick yang membutuhkan hasil positif untuk meredakan tekanan.
Laporan The Guardian menyebut Manchester United hanya meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan awal Premier League musim ini dan berada di posisi ke-12 klasemen menjelang laga tersebut. Catatan itu memperlihatkan besarnya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Carrick.
Carrick Masih Punya Kesempatan
Meski masa depannya mulai menjadi bahan pembicaraan, Carrick masih memiliki kesempatan untuk membuktikan kapasitasnya. Perbaikan organisasi permainan, efektivitas serangan, dan konsistensi pertahanan menjadi sejumlah aspek yang perlu mendapat perhatian.
Manchester United membutuhkan hasil yang lebih stabil jika ingin kembali bersaing memperebutkan posisi empat besar. Rangkaian pertandingan berikutnya juga berpotensi menjadi tolok ukur bagi manajemen dalam mengevaluasi perkembangan tim.
Untuk saat ini, rencana mencari pengganti Carrick masih sebatas langkah antisipasi yang dilaporkan media. Keputusan akhir mengenai masa depan pelatih akan sangat bergantung pada perkembangan performa Manchester United dalam pertandingan-pertandingan mendatang.