Rasmus Hojlund Ungkap Alasan Selebrasi 'Siuu' Ronaldo Usai Bobol Gawang Timnas Portugal

Rasmus Hojlund menjelaskan selebrasi Siuu saat Denmark vs Portugal dan mengkritik Jorge Jesus

oleh Asad ArifinDiterbitkan 05 Oktober 2026, 18:32 WIB
Timnas Denmark berhasil meraih kemenangan 4-0 atas Makedonia Utara pada laga semifinal Path D play-off Piala Dunia 2026 zona Eropa di Parken Stadium, Jumat (27/03/2026) dini hari WIB. (Liselotte Sabroe / Ritzau Scanpix / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Rasmus Hojlund menjadi sorotan setelah menirukan selebrasi ikonik Cristiano Ronaldo dalam laga Denmark kontra Portugal di UEFA Nations League. Penyerang Denmark itu melakukan selebrasi 'Siuu' setelah mencetak gol penyeimbang dalam pertandingan yang akhirnya dimenangi Portugal 4-2.

Selebrasi tersebut langsung menarik perhatian karena Ronaldo merupakan salah satu pemain yang paling dikagumi Hojlund. Penyerang Napoli itu kemudian menjelaskan bahwa aksinya sama sekali bukan bentuk sindiran kepada Ronaldo.

Namun, sorotan terhadap Hojlund tidak berhenti pada selebrasi gol. Seusai pertandingan, ia terlibat perdebatan emosional dengan pelatih Portugal, Jorge Jesus.

Hojlund mengaku kecewa dengan sikap Jesus dalam momen tersebut. Ia bahkan menilai pelatih Portugal tidak menunjukkan rasa hormat dan sportivitas kepadanya.


Hojlund Tegaskan Selebrasi 'Siuu' untuk Ronaldo

Pemain Portugal Cristiano Ronaldo merayakan gol dalam laga Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal vs Uzbekistan di Houston, Selasa, 23 Juni 2026. (AP Photo/Ashley Landis)

Hojlund mencetak gol yang membuat Denmark menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Setelah mencetak gol, ia memilih merayakannya dengan gaya 'Siuu' yang selama ini identik dengan Ronaldo.

Keputusan tersebut menarik perhatian karena Ronaldo sebelumnya sempat meninggalkan pemusatan latihan Portugal. Ia dikabarkan kecewa setelah hanya menjadi pemain cadangan yang tidak dimainkan saat Portugal menghadapi Norwegia dan kemudian kembali tidak masuk starting XI melawan Denmark.

Hojlund menegaskan bahwa selebrasi tersebut justru merupakan bentuk penghormatan kepada Ronaldo. Ia menyebut kapten Portugal tersebut sebagai idola sepak bola terbesarnya.

"Ronaldo telah memberikan begitu banyak hal bagi dunia sepak bola, dan saya sangat menghormatinya. Mungkin suatu hari nanti, saat karier saya berakhir, saya akan menengok ke belakang dan menyadari betapa beruntungnya saya bisa bermain di era yang sama dengan idola saya," ucap Hojlund.


Kritik Jorge Jesus Seusai Pertandingan

Jorge Jesus saat melatih Al Nassr pada pertandingan Liga Pro Arab Saudi antara Al Nassr melawan Damac di Stadion Al-Awwal Park, Riyadh, pada 21 Mei 2026. (Fayez NURELDINE / AFP)

Perselisihan Hojlund dengan Jorge Jesus terjadi setelah pertandingan berakhir. Hojlund tampak melontarkan sejumlah kata kepada pelatih Portugal tersebut dan bahkan sempat menepuk dada Jesus dalam perdebatan yang berlangsung emosional.

Hojlund kemudian memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut kepada TV2. Ia merasa sikap Jesus setelah peluit akhir tidak menunjukkan penghormatan yang semestinya diberikan dalam situasi tersebut.

"Saya melakukan gestur itu karena dia tidak mau menatap mata saya. Menurut saya, itu adalah tindakan yang tidak sportif," ujar Hojlund dikutip dari Gianluca Di Marzio.

"Hal itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan keputusan taktis atau teknis Jorge Jesus," sambung mantan penyerang Manchester United itu.

Sumber: Football Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya