Liputan6.com, Jakarta - Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) kembali memperbarui data pergerakan transaksi Koperasi Merah Putih. Berdasarkan data terbaru per Senin (5/10/2026), total nilai transaksi telah menembus angka fantastis Rp 207,77 miliar dari keseluruhan 83.049 kali volume transaksi.
Lonjakan perputaran uang ini makin mempertegas peran vital Koperasi Merah Putih sebagai urat nadi perekonomian masyarakat desa, mulai dari pemenuhan kebutuhan pokok harian hingga sarana produksi pertanian.
Advertisement
Berdasarkan catatan Simkopdes, dominasi transaksi terbesar masih dipegang oleh komoditas pangan dan kebutuhan dapur. Beras Medium SPHP 5 Kg tampil sebagai primadona utama yang paling banyak dibeli warga dengan volume penjualan menembus 8 juta unit dan total nilai transaksi menyentuh Rp 92,77 miliar.
Posisi kedua ditempati oleh komoditas Minyak Goreng dengan nilai transaksi mencapai Rp 47,11 miliar dari volume 3,22 juta unit. Jika digabungkan, perputaran uang dari dua sembako utama ini saja menyumbang lebih dari Rp 139 miliar atau sekitar 67% dari total transaksi Koperasi Merah Putih.
Selain sembako, sektor pertanian juga mencatatkan serapan yang masif. Penjualan pupuk menempati posisi strategis sebagai salah satu penyumbang nilai transaksi terbesar. Pupuk NPK Phonska membukukan volume penjualan tertinggi mencapai 8,17 juta unit dengan nilai Rp 15,09 miliar. Menyusul di bawahnya, Pupuk Urea N 46% mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 11,27 miliar.
Transaksi Lainnya
Berikut rincian komoditas penyumbang nilai transaksi terbesar di Koperasi Merah Putih berdasarkan data Simkopdes per 5 Oktober 2026:
- Beras Medium SPHP 5 Kg: Rp 92,77 miliar (Volume: 8,02 juta)
- Minyak Goreng: Rp 47,11 miliar (Volume: 3,22 juta)
- Pupuk NPK Phonska: Rp 15,09 miliar (Volume: 8,17 juta)
- Barang Lainnya: Rp 14,48 miliar (Volume: 807 ribu)
- Pupuk Urea N 46%: Rp 11,27 miliar (Volume: 6,20 juta)
- Beras: Rp 5,95 miliar (Volume: 483 ribu)
Sementara itu, komoditas pendukung lainnya seperti Gula Dalam Negeri (Rp 1,24 miliar), Gas LPG 3 Kg (Rp 633,11 juta), Sunco Minyak Goreng Pouch 2L (Rp 539,90 juta), hingga Susu Ultramilk 125 ml (Rp 527,02 juta) juga terus mencatatkan pergerakan transaksi yang stabil di tengah masyarakat.