Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah BUMN tak luput dari sasaran hoaks yang beredar di masyarakat. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.
Lalu apa saja hoaks yang menyasar BUMN? Berikut beberapa di antaranya:
Advertisement
1. Cek Fakta: Hoaks Pertamina Berlakukan Aturan Baru Pembatasan Pembelian BBM
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Pertamina memberlakukan aturan baru pembatasan pembelian BBM di SPBU. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 8 Juli 2026.
Berikut isi unggahannya:
"๐ข PERHATIAN SEMUA PENGENDARA! ATURAN BARU PEMBELIAN BBM DI SELURUH SPBU SUDAH DIBATASI! โฝ๐ต๐
Sahabat sekalian, ada kabar penting yang wajib kalian ketahui mulai sekarang. Pemerintah bersama Pertamina mulai memberlakukan pembatasan jumlah pembelian BBM bersubsidi setiap kali pengisian di SPBU, demi menjaga stok tetap aman dan tepat sasaran bagi yang benar-benar berhak.
๐ BATAS MAKSIMAL PEMBELIAN PER SEKALI ISI:
โ MOTOR MATIK: Maksimal pembelian Rp 30.000,-
โ MOTOR BESAR / SPORT: Maksimal pembelian Rp 50.000,-
โ MOBIL RODA EMPAT: Maksimal pembelian Rp 120.000,-
โ ๏ธ KETENTUAN YANG WAJIB DIPATUHI:
๐น Setiap transaksi pembelian akan dicatat sesuai nomor plat kendaraan yang terdaftar
๐น DILARANG KERAS membeli BBM secara berulang-ulang / bolak-balik dalam waktu singkat untuk menambah jumlah
๐น Dilarang keras memalsukan nomor plat atau menggunakan plat kendaraan lain demi membeli lebih dari batas yang ditentukan
๐จ PERINGATAN KERAS: SIAP-SIAP DIPIDANA JIKA MELANGGAR!
Siapa saja yang kedapatan melakukan pelanggaran, akan diproses secara hukum dengan ancaman pidana berdasarkan pasal berikut:
๐น Pasal 263 KUHP: Pemalsuan surat atau tanda nomor kendaraan
๐น Pasal 55 UU No.22 Tahun 2001: Penimbunan bahan bakar minyak
๐น Pasal 40 Angka 9 UU No.6 Tahun 2023: Memperjualbelikan BBM subsidi secara tidak sah
Mari kita patuhi aturan ini bersama. Tujuannya satu: agar BBM bersubsidi tetap tersedia dan bisa dinikmati secara adil oleh seluruh masyarakat yang membutuhkan, tidak diambil atau ditimbun oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.#InfoPenting #AturanBaruSPBU #PembatasanBBM #BBMSubsidi #Pertamina #KabarTerkini #InfoUntukSemua #AbenkMotor #PeraturanPemerintah #HematEnergi"
Lalu benarkah klaim Pertamina memberlakukan aturan baru pembatasan pembelian BBM di SPBU? Simak dalam artikel berikutย ini...
2. Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran Undian Berhadiah Bank BRI
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran undian berhadiah Bank Rakyat Indonesia (BRI). Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 13 September 2026.
Berikut isi unggahannya:
"BRI
Satu Bank Untuk Semua
HADIAH UTAMA & LAINNYA
-10 UNIT MOBIL BRIO
-10 UNIT MOBIL FORTUNER
-10 UNIT MOBIL PAJERO
-20 UNIT HONDA SCOPY
-20 UNIT YAMAHA NMAX
-60 TABLET & LEPTOP
-10 PAKET UMROH GRATIS
-10 PAKET WISATA MALAYSIA
-UANG TUNAI RP, 600 JUTA
-20 EMAS BATANGAN
-20 UNIT TV LED 50 IN
Festival Bank BRI adalah program undian sebagai bentuk apresiasi untuk Nasabat Bank BRI yang memiliki kesempatan untuk menangkan undian berhadiah, Ayo buruan DAFTAR sekarang GRATIS...!!!"
Unggahan disertai keterangan sebagai berikut:
"Jalin tautan dengan undian berhadiah Bank BRI"
Unggahan disertai link daftar sekarang. Ketika link tersebut diklik, mengarah pada kolom di unggahan Facebook yang meminta data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP, nomor WhatsApp, hingga saldo akhir.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran undian berhadiah Bank BRI? Simak dalam artikel berikut ini...
3. Cek Fakta: Tidak Benar Ada 109 Ton Emas Palsu dari PT Antam
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan kembali postingan yang mengklaim ada 109 ton emas palsu dari PT Antam. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook pada 3 Oktober 2026. Dalam unggahannya terdapat foto seseorang sedang memakai baju tahanan dengan narasi:
"Geger! Enam Petinggi Antam Jadi Tersangka Karena Palsukan 109 Ton Emas Modusnya Ditempel Logo Antam Secara Ilegal".
Akun itu menambahkan narasi:
"Waduh โผ๏ธ
๐ช109 TON BOS, BUKAN 109 GRAM! ๐ญ๐คฃ
Enam petinggi PT Antam jadi tersangka gegara diduga tempel logo Antam secara ilegal ke 109 ton emas. Stikernya stiker apa itu sampe 109 ton lolos?
Kita yang beli 0,5 gram aja ditimbang 3x, di sini mainnya langsung TON!ย
Gimana menurut kalian, ini ceroboh atau jenius kebablasan?"
Lalu benarkah postingan yang mengklaim ada 109 ton emas palsu dari PT Antam? Simak dalam artikel berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.