Liputan6.com, Jakarta - Mantan Menteri sekaligus pengusaha Hatta Rajasa mengungkap dirinya mendapat tawaran dari Presiden Prabowo Subianto untuk menduduki posisi Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Hatta bukan sosok baru bagi Prabowo. Keduanya pernah berpasangan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, ketika Prabowo maju sebagai calon presiden dan Hatta Rajasa sebagai calon wakil presiden. Pasangan tersebut memperoleh 46,85 persen suara dalam Pilpres 2014.
Advertisement
Menurut Hatta, tawaran tersebut disampaikan melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sekitar dua hari sebelum pelantikan anggota Wantimpres.
"Saya sebetulnya ditelepon Pak Mensesneg dan itu dua hari yang lalu menyampaikan pesan Presiden apakah bersedia di Wakil Ketua Wantimpres. Soalnya pengabdian kepada negara ini kan," kata Hatta di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Hatta kemudian mendapat pemberitahuan mengenai agenda pelantikan dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya pada Jumat pagi.
"Lalu tadi pagi saya ditelepon Pak Seskab, Pak Teddy untuk pelantikan hari ini," ujarnya.
Sejumlah Tokoh Hadir di Istana
Hatta mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah anggota Wantimpres yang akan dilantik bersama dirinya. Saat ditanya mengenai kabar yang menyebut jumlah anggota Wantimpres mencapai 25 orang, dia juga belum dapat memastikannya.
"Belum tahu, belum tahu. Nanti kita lihat ya, nanti kita lihat," katanya.
Dia juga belum mengetahui secara lengkap siapa saja yang masuk dalam susunan Wantimpres. Hatta mengatakan daftar tersebut baru akan diketahui setelah prosesi pelantikan berlangsung.
Sejumlah tokoh diketahui telah hadir di Istana untuk mengikuti pelantikan anggota Wantimpres. Mereka antara lain Pratikno, Agum Gumelar, Budi Gunawan, Chairul Tanjung, Anwar Iskandar, Said Aqil Siradj, Rocky Gerung, Jusuf Hamka, Dato' Sri Tahir, dan Yahya Cholil Staquf.