Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melantik mantan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri, Komisaris Jenderal (Komjen) Muhammad Fadil Imran, sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. Prabowo melantik Fadil Imran bersama bersama sejumlah nama baru di Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Pelantikan sejumlah pejabat baru Kabinet Merah Putih itu sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 104P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.
Advertisement
Profil Fadil Imran
Penunjukan Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pantura menambah daftar panjang jabatan pernah diemban pria kelahiran 14 Agustus 1968 tersebut. Fadil Imran diketahui berkarier di Korps Bhayangkara sebelum pensiun pada Agustus 2026.
Perjalanan karier Fadil di kepolisian banyak bersentuhan dengan bidang reserse dan operasional. Pengalaman tersebut kemudian mengantarkannya ke sejumlah jabatan pimpinan di wilayah strategis.
Salah satu jabatan strategis kepolisian dipegang Fadil menjadi Kapolda Jawa Timur pada 2020. Pada akhir 2020, Fadil ditunjuk sebagai Kapolda Metro Jaya.
Tiga tahun menjadi Kapolda Metro Jaya, Fadil mendapat promosi jabatan menjadi Kabaharkam Polri. Tidak lama setelah menduduki jabatan tersebut, pangkat Fadil dinaikkan dari Inspektur Jenderal (Irjen) menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) dengan pangkat jenderal bintang tiga.
Pada Agustus 2025, terjadi rotasi sejumlah pejabat utama Mabes Polri. Fadil kemudian menduduki posisi Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops).
Sementara jabatan Kabaharkam Polri diserahkan kepada Irjen Karyoto. Perjalanan panjang Fadil Imran di tubuh Polri berakhir pada 2026.
Memasuki masa purnatugas, Fadil dimutasi sebagai Pati Stamaops Polri. Posisi Astamaops kemudian diisi Irjen Roycke Harry Langie. Namun setelah pensiun dari kepolisian, Fadil memimpin sejumlah jabatan.
Dia menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI). Nama Fadil Imran juga masuk jajaran Dewan Komisaris PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 10 Juni 2025.