Reshuffle Kabinet, Bahlil Lahadalia Rangkap Jabatan Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM

Bahlil Lahadalia resmi dilantik jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi dalam reshuffle kabinet Prabowo, sekaligus rangkap jabatan Menteri ESDM.

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 01 Oktober 2026, 14:59 WIB
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (1/10/2026). Dalam jabatan barunya ini, Bahlil dipastikan tetap merangkap posisi sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Pelantikan Bahlil dilangsungkan bersamaan dengan pengambilan sumpah jabatan sejumlah menteri, wakil menteri, serta pejabat tinggi negara lainnya.

"Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi," ujar Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara saat membacakan petikan keputusan presiden sebelum pelantikan.

Prosesi dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto setelah memastikan kesiapan para pejabat yang dilantik.

"Terlebih dahulu saya akan bertanya kepada saudara-saudara, bersediakah saudara-saudara untuk diambil sumpah janji menurut agama masing-masing?" tanya Prabowo.

"Bersedia," jawab para pejabat secara serentak, yang disambut dengan pengucapan sumpah jabatan di hadapan Kepala Negara.

Bahlil menjadi pejabat pertama yang menandatangani dokumen penunjukannya sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM.

Amanah Rangkap Jabatan dari Presiden

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi

Mengenai penugasan ganda tersebut, Bahlil menegaskan bahwa keputusan rangkap jabatan merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo untuk menjaga kesinambungan tugas di sektor energi.

"Amanah dari Bapak Presiden untuk bangsa dan negara. Memang saya dapat telepon dari Pak Seskab, untuk Menko merangkap Menteri ESDM. Kita jalankan semua tugas dari Bapak Presiden," kata Bahlil.

Sementara itu, terkait pembagian kewenangan teknis dengan kementerian terkait lainnya, Bahlil menyebut penjelasan detail akan disampaikan usai penyesuaian kerja pascapelantikan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya