Liputan6.com, Jakarta - Harga emas 24 karat dari berbagai produsen terkemuka di Indonesia menjadi perhatian utama bagi investor dan masyarakat pada Rabu, 30 September 2026. Data terbaru menunjukkan variasi harga yang signifikan tergantung pada produsen dan berat emas yang ditawarkan.
PT Aneka Tambang Tbk (Antam), PT Pegadaian (Persero), dan PT Hartadinata Abadi Tbk adalah tiga pemain utama yang menyediakan emas batangan dengan beragam pilihan berat. Fluktuasi harga ini penting untuk dipantau, terutama bagi mereka yang berinvestasi di logam mulia.
Advertisement
Selain informasi harga, penting juga untuk memahami cara membedakan emas asli dan palsu. Maraknya peredaran emas imitasi menuntut kehati-hatian agar terhindar dari kerugian finansial yang tidak diinginkan.
Perbandingan Harga Emas dari Produsen Terkemuka
Pada 30 September 2026, harga emas 24 karat dari Antam menunjukkan angka yang bervariasi. Untuk ukuran terkecil 0,5 gram, Antam mematok harga Rp 1.347.500, sementara 1 gram dihargai Rp 2.595.000. Emas dengan berat 10 gram dijual seharga Rp 25.500.000, sedangkan ukuran 100 gram mencapai Rp 253.860.000. Beberapa denominasi besar seperti 250 gram, 500 gram, dan 1.000 gram tersedia melalui sistem pre-order, dengan harga masing-masing Rp 634.340.000, Rp 1.268.400.000, dan Rp 2.535.600.000.
Di sisi lain, PT Pegadaian (Persero) menawarkan emas dari tiga merek berbeda: Galeri24, Antam, dan UBS. Emas Galeri24 0,5 gram dibanderol Rp 1.325.000 dan 1 gram seharga Rp 2.527.000. Untuk ukuran 10 gram, harganya Rp 24.717.000, dan 100 gram mencapai Rp 245.528.000. Emas Antam yang dijual di Pegadaian memiliki harga sedikit berbeda, yakni Rp 1.369.000 untuk 0,5 gram dan Rp 2.634.000 untuk 1 gram, serta Rp 25.827.000 untuk 10 gram. Sementara itu, emas UBS di Pegadaian dijual Rp 1.379.000 untuk 0,5 gram dan Rp 2.552.000 untuk 1 gram, dengan 10 gram seharga Rp 24.895.000.
Hartadinata Abadi juga menyediakan daftar harga emas 24 karat dengan penawaran harga dasar dan harga buyback. Emas 0,1 gram dari Hartadinata Abadi memiliki harga dasar Rp 309.500 dan harga buyback Rp 231.700. Untuk 1 gram, harga dasarnya Rp 2.446.000 dengan harga buyback Rp 2.317.000. Ukuran 10 gram dihargai Rp 24.010.000 (harga dasar) dan Rp 23.170.000 (buyback), sedangkan 100 gram mencapai Rp 238.800.000 (harga dasar) dan Rp 231.700.000 (buyback).
Panduan Lengkap Membedakan Emas Asli dan Palsu
Mengingat banyaknya emas palsu di pasaran, penting untuk mengetahui cara membedakan emas asli dan palsu. Salah satu metode sederhana adalah uji magnet, di mana emas asli tidak bersifat magnetis sehingga tidak akan menempel pada magnet. Namun, uji ini memiliki keterbatasan karena beberapa logam lain juga non-magnetis.
Pemeriksaan kondisi fisik dan cap kadar emas juga sangat membantu. Emas asli umumnya memiliki warna yang konsisten dan tidak mudah memudar. Bagian belakang emas, terutama batangan, biasanya dilengkapi cap yang menunjukkan kadar emas (misalnya 999 untuk 24 karat) dan identitas produsen.
Uji kepadatan dapat dilakukan dengan menenggelamkan emas ke dalam air. Emas asli memiliki kepadatan tinggi dan akan tenggelam, sementara emas palsu mungkin mengambang karena adanya rongga udara. Selain itu, emas asli akan menghasilkan suara dentingan yang halus dan panjang saat diketukkan perlahan, berbeda dengan suara tumpul dari logam lain. Emas murni juga tidak memiliki bau khas logam.
Metode lain termasuk uji gores pada keramik polos tanpa glasir, di mana emas asli akan meninggalkan garis berwarna keemasan. Ada juga uji gigit, yang mungkin meninggalkan bekas pada emas murni karena sifatnya yang lunak, namun ini berisiko merusak perhiasan. Uji asam nitrat juga bisa dilakukan, di mana emas asli tidak akan berubah warna, tetapi metode ini berbahaya dan sebaiknya dilakukan oleh profesional.
Untuk emas batangan Antam, keasliannya dapat diverifikasi menggunakan aplikasi CertiEye dengan memindai barcode unik pada produk. Cara paling akurat untuk memastikan keaslian emas adalah dengan membawanya ke toko emas terpercaya atau lembaga pengujian profesional yang memiliki alat khusus.