Persaingan Makin Merata, Jabar dan Jatim Berbagi Gelar di Kejurnas Arung Jeram 2026

Kejurnas 2026 ini juga menjadi persiapan Arung Jeram untuk menghadapi PON 2028 di NTB dan NTT.

oleh ThomasDiterbitkan 30 September 2026, 05:23 WIB
Persaingan Makin Merata, Jabar dan Jatim Berbagi Gelar di Kejurnas Arung Jeram 2026

Liputan6.com, Jakarta - Persaingan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Arung Jeram 2026 semakin menunjukkan pemerataan kekuatan antardaerah. Jawa Barat dan Jawa Timur masih menjadi kekuatan utama, tetapi sejumlah tim dari luar Pulau Jawa mulai mampu memberikan perlawanan.

Kejurnas Arung Jeram 2026 yang berlangsung di Sungai Ayung, Badung, Bali, resmi berakhir pada Senin (28/9/2026). Nomor down river race (DRR) menjadi perlombaan penutup sekaligus menjadi penentu dalam persaingan klasemen akhir.

Lintasan sepanjang sekitar tiga kilometer menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta. Mereka tidak hanya dituntut memiliki kecepatan, tetapi juga harus mampu membaca karakter arus dan menentukan jalur terbaik ketika melewati jeram.

Persaingan semakin ketat karena para peserta harus menghadapi sejumlah jeram besar dan sedang dengan arus cukup deras. Jeram terakhir yang dipenuhi bebatuan juga menjadi tantangan ketika tim berusaha melakukan sprint menuju garis finis.


Jawa Barat dan Jawa Timur Berbagi Dominasi

Pada kategori U-19 putra, kejutan datang dari tuan rumah. Bali A menjadi tim tercepat setelah mencatat waktu 19 menit 48,914 detik.

Bali A mengungguli Sumatera Selatan yang finis di posisi kedua dengan waktu 20 menit 04,945 detik. Kalimantan Timur berada di urutan ketiga dengan catatan 20 menit 31,565 detik.

Sementara itu, Jawa Timur menunjukkan dominasinya pada kategori U-19 putri. Mereka mencatat waktu tercepat 19 menit 23,009 detik.

Bali A menempati posisi kedua dengan 20 menit 55,825 detik, sedangkan Jawa Barat berada di urutan ketiga dengan 22 menit 29,039 detik.

Hasil tersebut mengantarkan Jawa Timur menjadi juara umum U-19 putri dengan koleksi 380 poin. Bali A mengumpulkan 370 poin dan Jawa Barat 330 poin.

Menariknya, NTT yang untuk pertama kalinya ambil bagian dalam Kejurnas Arung Jeram mampu memberikan persaingan. Pada nomor DRR U-19 putri, NTT menempati posisi ketujuh dan mengakhiri klasemen akhir di peringkat keempat dengan 286 poin.


Jatim Unggul di U-23 Putra, Jabar Kuasai U-23 Putri

Jawa Timur kembali tampil sebagai yang tercepat pada nomor DRR U-23 putra. Mereka membukukan waktu 18 menit 42,811 detik.

Jawa Tengah memberikan perlawanan ketat dengan finis hanya terpaut kurang dari satu detik, yakni 18 menit 43,236 detik. Jawa Barat melengkapi tiga besar dengan waktu 19 menit 22,316 detik.

Lanjut Baca:

NTT kembali mencatat hasil positif. Tim tersebut finis di posisi keempat dengan waktu 19 menit 33,829 detik. Meski demikian, pada klasemen akhir U-23 putra, NTT berada di peringkat ketujuh. Tiga posisi teratas ditempati Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Di kategori U-23 putri, Jawa Barat menjadi yang tercepat pada nomor DRR dengan waktu 19 menit 58,490 detik. Jawa Timur sebenarnya membukukan waktu lebih cepat, yakni 19 menit 53,202 detik. Namun, mereka harus menerima penalti 10 menit sehingga harus kehilangan posisi teratas. Bali B berada di peringkat ketiga dengan catatan waktu 21 menit 56,607 detik. Jawa Barat akhirnya keluar sebagai juara umum U-23 putri dengan 400 poin. Jawa Timur mengoleksi 350 poin, sedangkan Bali B menempati posisi ketiga dengan 315 poin.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya