Taco, Burrito, atau Quesadilla: Pilihan GrabFood Mana untuk Makan Malam?

Bingung pilih taco, burrito, atau quesadilla lewat GrabFood untuk makan malam? Kenali bedanya, cek rekomendasi resto, dan pesan lewat GrabFood sekarang.

oleh Bimo Bagas BasworoDiterbitkan 30 September 2026, 11:05 WIB
Taco, Burrito, atau Quesadilla: Pilihan Grab Food Mana untuk Makan Malam. (Jarett Lopez/Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta - Malas mikir mau makan apa malam ini? Taco, burrito, dan quesadilla sama-sama berbahan dasar tortilla, tapi cocok untuk situasi makan malam yang berbeda. Quesadilla pas untuk porsi ringan sebelum tidur, taco enak dinikmati beramai-ramai karena satu porsi biasanya berisi dua sampai tiga potong, sementara burrito jadi pilihan paling mengenyangkan karena isinya nasi, kacang, daging, dan keju dalam satu gulungan besar.

Di Jakarta, harga menu Meksiko lewat GrabFood cukup variatif. Taco crispy dijual mulai Rp 58 ribu per porsi, sementara burrito berisi daging barbacoa bisa mencapai Rp 82 ribu. Selisih harga ini masuk akal karena porsi burrito jauh lebih besar dan mengenyangkan dibanding taco yang ukurannya kecil dan biasanya dipesan beberapa buah per orang.

Supaya makan malam tidak salah pilih, penting memahami dulu apa sebenarnya perbedaan taco, burrito, dan quesadilla, mulai dari bahan, cara masak, sampai porsi yang pas untuk perut malam hari. Selain itu itu, artikel ini juga merangkum rekomendasi resto Meksiko di Jakarta yang bisa langsung dipesan lewat GrabFood, lengkap dengan rating, alamat, jam buka, dan kisaran harga supaya lebih mudah menentukan pilihan. Berikut adalah ulasan selengkapnya, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (30/9/2026).

Apa itu Taco?

Apa itu Taco? (Federico Ramirez/Unsplash)

Taco adalah hidangan asal Meksiko berupa tortilla kecil dari jagung atau tepung, yang dilipat mengelilingi isian lalu dimakan langsung dengan tangan. Menurut Real Academia Española, kata "taco" dalam konteks kuliner berasal dari bahasa Spanyol yang aslinya berarti "sumbat" atau "pasak", sebelum akhirnya identik dengan makanan khas ini. Isian taco sangat beragam, mulai dari daging sapi, ayam, seafood, kacang-kacangan, sampai keju, dan biasanya dilengkapi salsa, guacamole, atau irisan bawang dan tomat.

Karena ukurannya kecil, satu porsi taco di restoran biasanya berisi dua sampai tiga buah, sehingga banyak orang memesan lebih dari satu jenis isian sekaligus untuk mencicipi variasi rasa. Taco cocok jadi menu makan malam kalau ingin makan santai sambil ngobrol karena porsinya kecil dan bisa dinikmati bertahap, tapi kurang pas kalau sedang lapar berat dan butuh makanan mengenyangkan dalam sekali suap.

Apa Isi Burrito?

Burrito adalah tortilla tepung berukuran besar yang digulung rapat menutup semua isian di dalamnya, biasanya berupa nasi, kacang (termasuk refried beans), daging pilihan seperti barbacoa, ayam, atau steak, keju, dan salsa. Nama "burrito" berarti "keledai kecil" dalam bahasa Spanyol, diminutif dari "burro"; salah satu teori asal-usulnya menyebut nama itu muncul karena bentuk gulungan tortilla yang menyerupai bungkusan yang biasa dibawa di punggung keledai.

Karena ukurannya besar dan isiannya lengkap dalam satu gulungan, satu burrito biasanya sudah cukup sebagai satu porsi makan, tanpa perlu menu pendamping lain. Ini yang membuat burrito jadi pilihan paling pas untuk makan malam saat benar-benar lapar dan ingin makan berat tanpa ribet, apalagi kalau dipesan lewat GrabFood dan langsung habis dalam satu kali santap.

Apa itu Quesadilla?

Apa itu Quesadilla? (Photo: timolina/Freepik)

Quesadilla adalah tortilla yang dilipat dengan isian utama keju, kadang ditambah daging atau sayur, lalu dipanggang di atas griddle sampai kejunya meleleh dan permukaan tortilla berubah agak garing dan kecokelatan. Nama "quesadilla" berasal dari kata "queso" yang berarti keju dalam bahasa Spanyol, menegaskan posisi keju sebagai elemen utama hidangan ini, berbeda dari taco atau burrito yang isiannya lebih variatif.

Karena proses masaknya sederhana dan porsinya biasanya dipotong jadi beberapa wedges, quesadilla lebih pas dijadikan menu ringan atau pendamping ketimbang menu utama yang mengenyangkan. Untuk makan malam, quesadilla cocok kalau porsi yang diinginkan tidak terlalu berat, misalnya untuk santap malam menjelang tidur atau sebagai pembuka sebelum taco dan burrito.

Apa bedanya taco dan quesadilla?

Perbedaan taco dan quesadilla paling mudah dilihat dari cara pembuatannya. Taco menggunakan tortilla yang dilipat untuk membungkus sebagian isian, sedangkan quesadilla dibuat dengan meletakkan isian di antara tortilla yang kemudian dilipat dan dipanggang sampai bagian luarnya kecokelatan.

Keju menjadi ciri penting pada quesadilla. Tortilla dipanaskan hingga keju di dalamnya meleleh dan menyatukan bagian isian. Daging atau sayuran dapat ditambahkan, tetapi keju tetap menjadi salah satu komponen utama hidangan ini.

Sementara itu, taco tidak memiliki satu isian wajib. Daging, seafood, kacang, sayuran, dan berbagai pelengkap dapat digunakan sesuai jenis taco yang dibuat. Karena itu, taco cenderung memiliki tekstur lebih beragam, sedangkan quesadilla identik dengan tortilla yang garing di luar dan keju yang meleleh di dalam.

Apa bedanya taco dan burrito?

Taco dan burrito sama-sama menggunakan tortilla sebagai pembungkus makanan, tetapi bentuk dan cara penyajiannya sangat berbeda. Taco memakai tortilla yang relatif kecil dan dilipat, sementara burrito menggunakan tortilla tepung berukuran besar yang digulung rapat hingga seluruh isian tertutup.

Ukuran tersebut juga memengaruhi jumlah isian. Taco biasanya berisi bahan dalam jumlah lebih sedikit sehingga dapat disantap dalam beberapa buah. Burrito justru dapat memuat nasi, kacang, daging, keju, salsa, dan bahan lainnya dalam satu gulungan besar.

Perbedaan lainnya adalah tekstur tortilla. Taco dapat menggunakan tortilla jagung atau tepung dan umumnya disajikan tanpa proses pemanggangan setelah diberi isian. Burrito menggunakan tortilla tepung yang lentur agar dapat dilipat dan digulung rapat tanpa membuat isiannya berantakan.

Jika ingin makan malam dengan porsi kecil dan mencoba beberapa rasa, taco dapat menjadi pilihan. Burrito lebih menyerupai makanan utama karena satu gulungan biasanya sudah berisi kombinasi karbohidrat, protein, dan pelengkap.

Mana yang Cocok untuk Makan Malam?

Perbedaan utama ketiganya ada pada ukuran tortilla, cara masak, dan porsi. Taco memakai tortilla kecil yang dilipat terbuka dan tortillanya tetap lembut; burrito memakai tortilla besar yang digulung rapat menutup semua isian; sedangkan quesadilla selalu melalui proses pemanggangan setelah diisi keju, membuat permukaan tortillanya garing.

Perbedaan ukuran ini juga tercermin di harga: di GrabFood, kisaran harga taco mulai Rp 58 ribu per porsi, sementara burrito berisi daging bisa mencapai Rp 82 ribu — wajar karena porsi burrito jauh lebih besar dan sudah cukup jadi satu kali makan.

Menu Cara Masak Isi Utama Kisaran Harga di GrabFood Paling Cocok Untuk
Taco Dilipat, tanpa dipanggang ulang Daging/seafood/sayur bebas Rp 58 ribuan/porsi (2-3 pcs) Makan santai, berbagi variasi rasa
Burrito Digulung rapat, kadang dipanggang sebentar Nasi, kacang, daging, keju Rp 82 ribuan Makan malam berat, sekali santap cukup
Quesadilla Dipanggang di griddle sampai garing Keju leleh (+opsional daging/sayur) Rp 50-70 ribuan  Makan malam ringan atau menu pembuka

Kalau harus memutuskan cepat: pilih burrito kalau memang lapar berat dan mau makan malam tanpa ribet, pilih taco kalau ingin makan santai sambil mencoba beberapa isian sekaligus, dan pilih quesadilla kalau porsi malam ini memang ingin yang ringan. Soal cara pesannya, Grab Dine Out membantu kalau memilih makan di tempat, sedangkan GrabFood untuk pesan antar.

Rekomendasi Resto Meksiko di GrabFood untuk Makan Malam

Rekomendasi Resto Meksiko di GrabFood untuk Makan Malam. (Snappr/Pexels)
Resto Rating Alamat Jam Buka Kisaran Harga
Taco Local 4,6 Wijaya Grand Centre, Blok Alea No.15-16, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Senin-Kamis 10.00-22.00, Jumat-Sabtu 10.00-00.00, Minggu 10.00-23.00 Rp 75-100 ribuan
Amigos Kitchen - Kebon Sirih 4,7 Jl. Kebon Sirih Raya No.7i, Kb. Sirih, Menteng, Jakarta Pusat Setiap hari 10.00-22.00 Rp 100-200 ribuan
Chileco Mexican Grill (WTC 2) 4,8 WTC Tower 2, LG Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav 29, Setiabudi, Jakarta Selatan Senin-Jumat 08.00-19.00, Sabtu 09.00-13.30, Minggu tutup Rp 60-70 ribuan
Tacos De Mamas (Benhil) 4,6 Jl. Bendungan Walahar No.32, RT.14/RW.1, Kuningan, Jakarta Pusat Selasa-Rabu 12.00-22.30, Kamis-Sabtu 12.00-23.00, Minggu 12.00-22.00, Senin tutup. Rp 55-180 ribuan
El Guapo (Grand Indonesia) 4,7 Grand Indonesia East Mall Lt.5, Jl. MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat Setiap hari 10.00-22.00 Rp 100-400 ribuan

Pertanyaan Seputar Taco, Burrito, dan Quesadilla

Apa bedanya taco dan quesadilla?

Taco dilipat mengelilingi isian bebas dan tortillanya tetap lembut, sedangkan quesadilla dipanggang di griddle dengan keju sebagai isian utama sampai permukaannya agak garing.

Apa bedanya taco dan burrito?

Taco memakai tortilla kecil yang dilipat terbuka, burrito memakai tortilla besar yang digulung rapat menutup semua isian sehingga porsinya jauh lebih besar.

Burrito itu isinya apa?

Umumnya nasi, kacang, daging pilihan seperti barbacoa atau ayam, keju, dan salsa, semuanya digulung dalam satu tortilla tepung besar.

Apakah quesadilla itu?

Tortilla yang dilipat berisi keju leleh, kadang ditambah daging atau sayur, lalu dipanggang di atas griddle sampai kecokelatan.

Apakah GrabFood dan Grab Dine Out sama?

Tidak. Grab Dine Out membantu kalau memilih makan di tempat, sedangkan GrabFood untuk pesan antar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya