Liputan6.com, Jakarta - Penyebab kematian pria bernama Sutrimo akan segera terungkap. Polda Metro Jaya akan mengumumkan hasil pemeriksaan jenazah Sutrimo hari ini setelah diekshumasi, Rabu (30/9/2026).
Pengumuman disampaikan setelah rangkaian pemeriksaan oleh Tim Dokter Forensik selesai.
Advertisement
"Sudah disampaikan, besok rencana akan dilaksanakan konferensi pers," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto kepada wartawan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, dikutip Rabu, (30/9/2026).
Pengumuman hasil ekshumasi akan dihadiri langsung oleh pihak keluarga Sutrimo. Budi mengatakan pihaknya juga telah mengirimkan surat undangan kepada keluarga Sutrimo.
"Pihak keluarga sudah diundang. Nah ini juga kita akan tunggu bersama-sama," tuturnya.
Sebagai informasi, tubuh Sutrimo mulanya ditemukan tergeletak tak sadarkan diri di depan sebuah klinik kecantikan di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis, 23 Juli 2026, pukul 09.10 WIB.
Kabar beredar, Sutrimo pernah menjadi Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jampidsus, Fabrie Diansyah.
Setelah tubuhnya ditemukan di area pedestrian, satu unit ambulans datang ke lokasi dan membawa Sutrimo ke RS Muhammadiyah Taman Puring. Setibanya di rumah sakit, Sutrimo dinyatakan meninggal dunia.
Kematian Sutrimo menjadi tanda tanya besar. Polisi akhirnya melakukan olah tempat kejadian perkara hingga mengerahkan Puslabfor untuk melihat apakah ada ketidakwajaran yang menyebabkan Sutrimo tewas. Polisi juga memeriksa dokter yang menangani Sutrimo saat dibawa ke rumah sakit.