Merger KAI-INKA Ditargetkan Rampung Sebelum 2027

COO Danantara Dony Oskaria menuturkan, terkait merger, PT INKA akan berada di bawah PT KAI.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 30 September 2026, 05:45 WIB
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria bertemu manajemen PT Industri Kereta Api (Persero). (Dok INKA)

Liputan6.com, Jakarta - Rencana merger antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Industri Kereta Api (INKA) diharapkan selesai sebelum Januari 2026. Saat ini masih dalam proses konsolidasi, dan menjadi bagian dari penataan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berdasarkan sektor usaha yang tengah dilakukan Danantara.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria seperti dikutip dari Antara, Rabu (30/9/2026).

"Harusnya sebelum Januari malah harusnya ya. Tapi saya cek, makanya saya cek. Kan dalam proses konsolidasi per sektor kita kan," kata Dony di Jakarta, Selasa.

Dony menuturkan, penyelesaian konsolidasi diharapkan dapat diselesaikan sebelum Januari 2027, meski masih akan memastikan kembali jadwal pelaksanaan sesuai perkembangan proses yang sedang berlangsung.

Dony juga mengatakan PT INKA akan berada di bawah PT KAI setelah seluruh tahapan konsolidasi perusahaan tersebut diselesaikan.

"Iya (PT INKA nanti di bawah KAI)," ujar Dony.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin mengatakan konsolidasi dan integrasi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA ditargetkan efektif mulai 1 Januari 2027 setelah proses uji tuntas terhadap perusahaan tersebut selesai.

"Rencana konsolidasi integrasinya itu pada 1 Januari," tutur Bobby dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu, 23 September 2026.

 

Proses Inbreng

Direktur Utama (Dirut) PT KAI, Bobby Rasyidin. PT KAI bersiap melakukan perombakan besar-besaran terhadap Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Stasiun bersejarah ini akan direnovasi total guna meningkatkan pelayanan bagi para pengguna jasa transportasi kereta api.

Bobby menuturkan, proses inbreng INKA dilakukan pada September 2026 dengan skema inbreng bersyarat, sedangkan konsolidasi dan integrasi dilaksanakan mulai awal 2027.

"Jadi inbrengnya bulan ini, tapi inbrengnya inbreng bersyarat. Jadi rencana nanti konsolidasi integrasinya itu di 1 Januari," kata dua.

Menurut Bobby, KAI telah menyelesaikan uji tuntas (due diligence) terhadap seluruh aspek yang ada di INKA sebagai bagian dari proses integrasi.

"Kami sekarang ini sudah melakukan due diligence terhadap semua aspek yang ada di INKA," ujar dia.

Setelah integrasi, INKA akan memiliki peran yang lebih luas karena kegiatan perawatan sarana perkeretaapian KAI, termasuk Balai Yasa, akan diintegrasikan dengan perusahaan manufaktur kereta api tersebut.

Dengan skema itu, kegiatan INKA tidak hanya mencakup manufaktur, tetapi juga perawatan dan rekayasa sarana perkeretaapian.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya