Aksi Lingkungan di Bali Libatkan Pelaku UMKM hingga Siswa SD

Aksi bersih pantai dan edukasi sampah mengajak siswa serta UMKM ikut menjaga lingkungan di Bali.

oleh Pebrianto Eko WicaksonoDiterbitkan 29 September 2026, 21:43 WIB
Program aksi lingkungan yang melibatkan siswa, guru, karyawan, dan komunitas di Pantai Legian.

Liputan6.com, Jakarta - Pelaku UMKM hingga siswa sekolah dasar di Legian, Bali, menjadi sasaran aksi lingkungan melalui pembangunan kebiasaan sederhana dalam menangani sampah.

Aksi tersebut merupakan rangkaian MMSGI Connect 2026 yang digagas MMS Group Indonesia (MMSGI) bersama Yayasan Life After Mine (LINE) dan MMS Land.

Inisiatif tersebut mencakup dukungan bagi pelaku UMKM di kawasan Pantai Legian serta program edukasi dan aksi lingkungan yang melibatkan siswa, guru, karyawan, dan komunitas.

CEO MMSGI, Sendy Greti, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan semangat pemberdayaan yang menjadi bagian penting dari MMSGI.

“Bagi kami, koneksi menjadi lebih bermakna ketika dapat diterjemahkan menjadi pemberdayaan," kata Sendy, Selasa (29/9/2026).

Mengusung semangat "Berdayakan Masa Depan", rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya MMSGI menerjemahkan kolaborasi menjadi manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pemberdayaan dilakukan melalui dua pendekatan, yakni mendukung aktivitas ekonomi pelaku usaha di kawasan Pantai Legian dan membangun kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal, MMSGI bersama Yayasan LINE dan MMS Land melalui Pullman Bali Legian Beach menyerahkan 20 unit parasol dan sembilan tempat sampah pilah bagi UMKM di kawasan Pantai Legian melalui PUBDA Legian.

Dukungan tersebut ditujukan untuk menunjang aktivitas para pelaku usaha yang sehari-hari beroperasi di kawasan pantai, sekaligus memberikan kenyamanan bagi pelaku usaha maupun pengunjung.

Selain mendukung aktivitas ekonomi, penyediaan tempat sampah pilah juga menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan kawasan Pantai Legian.

 

Edukasi Pengelolaan Sampah Sejak Dini

Pada aspek lingkungan, MMSGI bersama Yayasan LINE dan MMS Land melalui Pullman Bali Legian Beach menghadirkan program Bigger Dream 2026 melalui kegiatan MMSGI Eco Warriors yang melibatkan 150 siswa dan 25 guru SD Negeri 1 Legian, 30 karyawan MMSGI, serta komunitas Malu Dong Bali.

Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi bersih pantai (beach cleanup) di Pantai Legian. Para siswa diajak melihat secara langsung persoalan sampah di lingkungan sekitar sekaligus memahami bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.

Kegiatan kemudian dilanjutkan di SD Negeri 1 Legian melalui edukasi pengelolaan sampah dengan metode "Lihat, Pungut, Pilah, Buang".

Melalui pendekatan sederhana dan praktik langsung, para siswa belajar mengenali jenis sampah, memilahnya sesuai kategori, serta memahami bahwa material yang dikelola dengan tepat masih dapat dimanfaatkan kembali dan memiliki nilai.

Untuk mendukung penerapan kebiasaan tersebut secara berkelanjutan, Bigger Dream 2026 turut memberikan dukungan berupa fasilitas pengelolaan sampah kepada SD Negeri 1 Legian, antara lain tempat sampah terpilah, bottle press, tumbler, dan perlengkapan kebersihan.

Dukungan juga diberikan kepada komunitas Malu Dong Bali berupa eco vest dan drop box sampah untuk menunjang aktivitas pengumpulan sampah serta menjaga kebersihan kawasan Pantai Legian.

"Melalui dukungan kepada pelaku UMKM, edukasi bagi anak-anak, serta kolaborasi dengan sekolah dan komunitas, kami ingin menghadirkan manfaat yang dapat terus tumbuh bagi masyarakat sekaligus lingkungan,” ujar Sendy.

Kepala SD Negeri 1 Legian, Noor Octa Fiyanti, mengapresiasi pelaksanaan Bigger Dream 2026 yang memberikan pengalaman belajar langsung bagi para siswa dalam memahami pengelolaan sampah dan pentingnya menjaga lingkungan.

“Dengan belajar mengelola sampah secara sirkular hari ini, anak-anak sedang menjaga masa depan mereka sendiri,” ujarnya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, MMSGI bersama Yayasan LINE dan MMS Land melalui Pullman Bali Legian Beach menghubungkan pemberdayaan sosial dengan edukasi dan aksi lingkungan. Dukungan terhadap pelaku UMKM berjalan berdampingan dengan upaya membangun kebiasaan menjaga lingkungan melalui MMSGI Eco Warriors.

Inisiatif ini menjadi wujud semangat "Berdayakan Masa Depan" dalam MMSGI, dengan memperkuat kolaborasi dalam bentuk aksi nyata yang memberikan nilai bagi masyarakat dan lingkungan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya