Pramono: ASN DKI Terlibat Penipuan Rekrutmen Damkar akan Dicopot

Kasus penipuan rekrutmen damkar tersebut telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Timur.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 29 September 2026, 20:26 WIB
Pramono Respons Dugaan Penipuan Rekrutmen Damkar DKI Rp 70 Juta

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara terkait kasus warga Kramat Jati, Jakarta Timur, Wintarko Setiawan (31), yang mengaku menjadi korban dugaan penipuan rekrutmen petugas pemadam kebakaran (Damkar) dengan kerugian mencapai Rp 70 juta. Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Timur.

Pramono menegaskan Pemprov DKI Jakarta mendukung proses penegakan hukum terhadap dugaan penipuan tersebut. Menurut dia, praktik penipuan dalam proses rekrutmen petugas Damkar tidak dapat dibenarkan.

"Saya sebagai Gubernur Jakarta memberikan dukungan sepenuhnya untuk penegakan hukum," kata Pramono di Jakarta Utara, Selasa (29/9/2026).

Pramono juga menegaskan tidak akan memberikan ruang negosiasi apabila ditemukan bukti kuat yang menunjukkan keterlibatan pejabat atau ASN Pemprov DKI Jakarta dalam praktik percaloan tersebut.

"Jadi kalau memang ada upaya, ada temuan, ada bukti kuat, siapapun pejabat itu, begitu tahu dilakukan walaupun prosesnya masih berjalan saya akan hentikan sebagai ASN DKI Jakarta," ucapnya.

Menurut Pramono, sikap tersebut berlaku bagi siapa pun tanpa memandang jabatan. Dia memastikan tidak akan ada tawar-menawar apabila keterlibatan tersebut terbukti.

"Sehingga dengan demikian enggak ada tawar-menawar untuk hal tersebut," kata Pramono.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya