Liputan6.com, Bangkok - Pemerintah Thailand pada Selasa (29/9/2026) mengatakan genangan banjir Bangkok diperkirakan baru akan surut dalam dua hingga tiga hari, dengan catatan tidak turun hujan lagi. Pemerintah memperkirakan tidak ada hujan lebat dalam waktu dekat.
"Kabinet Thailand dijadwalkan membahas rencana jangka panjang untuk mengatasi banjir serta langkah-langkah pemulihan pada Selasa," kata juru bicara pemerintah Ekkapob Pianpises dalam konferensi pers seperti dilaporkan CNA.
Advertisement
Bangkok mencatat curah hujan sekitar 320 milimeter dalam kurun dua hingga tiga hari pada pekan lalu. Jumlah itu hampir menyamai curah hujan yang biasanya diterima kota dataran rendah tersebut sepanjang September.
Meski bandara-bandara utama di Bangkok tetap beroperasi selama hujan deras dan banjir pada akhir pekan, penanganan bagasi di Bandara Suvarnabhumi mengalami gangguan cukup parah.
Sebanyak 69 personel Angkatan Udara Thailand dikerahkan pada Senin untuk membantu operasional darat maskapai nasional Thai Airways.
Seorang saksi Reuters melaporkan bahwa ratusan bagasi masih berjajar di lorong-lorong bandara pada Selasa.
Dalam pernyataan di media sosial pada Selasa dini hari, Thai Airways mengatakan 34 penerbangannya mengalami keterlambatan pada Senin. Sementara itu, bagasi dari 52 penerbangan pada 26 hingga 27 September masih dikirimkan kepada para penumpang.
Dalam unggahan terpisah, Thai Airways mengatakan telah membatalkan delapan penerbangan pada Selasa "karena situasi banjir di Bangkok dan rotasi pesawat".
Maskapai tersebut juga memperingatkan bahwa pembatalan penerbangan tambahan maupun perubahan jadwal masih mungkin terjadi.