Edwin Soeryadjaya Beli 360.000 Saham SRTG

Presiden Komisaris PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) Edwin Soeryadjaya merogoh kocek Rp 640,56 juta beli saham SRTG.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 29 September 2026, 10:00 WIB
Pejalan kaki duduk di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Komisaris PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) Edwin Soeryadjaya kembali membeli saham SRTG pada akhir September 2026. Langkah pembelian saham SRTG ini untuk investasi.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Selasa (29/9/2026), Presiden Komisaris PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, Edwin Soeryadjaya membeli saham SRTG dalam dua tahap. Pertama, Edwin Soeryadjaya membeli 210.000 saham SRTG dengan harga Rp 1.786 per saham pada 24 September 2026. Nilai transaksi pembelian saham SRTG itu mencapai Rp 375,06 juta.

Kedua, ia membeli 150.000 saham SRTG dengan harga Rp 1.770 per saham. Nilai pembelian saham SRTG Rp 265,50 juta. Dengan demikian, total pembelian saham SRTG sebesar 360.000 saham dengan nilai transaksi Rp 640,56 juta.

“Tujuan transaksi investasi dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Dalam keterbukaan informasi disebutkan Edwin Soeryadjaya adalah pengendali saham SRTG, dan akan mempertahankan pengendalian.

Setelah transaksi pembelian saham SRTG, Edwin mengenggam 4.877.743.290 saham SRTG atau setara 35,9587%. Sebelumnya, ia memiliki 4.877.383.390 saham SRTG atau setara 35,9561%.

Berdasarkan data Google Finance, harga saham SRTG turun 1,7% menjadi Rp 1.735 per saham. Saham SRTG berada di level tertinggi Rp 1.765 dan level terendah Rp 1.730 per saham. Kapitalisasi pasar saham mencapai Rp 23,53 triliun.

Emiten SRTG Bakal Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri

Pengunjung tengah melintasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) akan menjual saham hasil pembelian kembali saham atau saham treasuri 2020 milai 18 Agustus 2026.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Selasa (4/8/2026), perseroan telah merampungkan pelaksanaan pembelian kembali atau buyback saham pada 2020 yang telah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 Juni 2020. Jumlah keseluruhan saham yang telah dibeli kembali sebesar 17.579.300 saham.

“Sampai dengan tanggal keterbukaan informasi ini, perseroan masih memiliki 4.876.200 saham hasil pembelian kembali yang belum dialihkan (saham treasuri 2020),” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Seiring diatur dalam Pasal 49 POJK Nomor 29/2023, pembelian kembali saham yang telah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham sebelum berlakunya POJK Nomor 29/2023 tetap mengikuti ketentuan dalam POJK Nomor 30/2017.

Seiring hal itu, perseroan akan menjual 4.876.200 saham treasuri 2020 melalui BEI. Perseroan telah menunjuk PT Indo Premier Sekuritas sebagai anggota bursa yang akan melaksanakan penjualan saham treasuri 202. Adapun pelaksanaan penjualan saham treasuri 2020 akan dimulai pada 18 Agustus 2026.

“Harga pengalihan saham treasuri 2020 akan mengacu pada pasal 20 huruf (a) POJK Nomor 30/2017,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya