Liputan6.com, Jakarta - Laptop berperforma tinggi selama ini kerap identik dengan bodi yang lebih besar dan bobot yang berat. Kebutuhan sistem pendingin serta komponen dengan performa tinggi membuat perangkat tipis harus berkompromi pada sejumlah aspek.
Namun, perkembangan prosesor dengan efisiensi daya yang semakin baik mulai mengubah anggapan tersebut. Laptop kini dapat dirancang lebih ringkas tanpa harus mengorbankan kemampuan untuk menangani pekerjaan produktivitas hingga kebutuhan kreatif.
Advertisement
Salah satu perangkat yang membawa pendekatan tersebut adalah ASUS Zenbook A14 OLED (UX3407NA) 2026. Laptop premium ini memiliki bobot sekitar 980 gram dan ditenagai prosesor Snapdragon® X2 Elite 18-core dengan kemampuan komputasi AI hingga 80 TOPS.
Selain performa, ASUS juga membekali perangkat ini dengan layar OLED 14 inci, baterai 70Wh, serta pilihan konektivitas yang cukup lengkap. Kombinasi tersebut ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan perangkat ringan untuk dibawa bepergian, tetapi tetap memiliki kemampuan komputasi untuk menunjang pekerjaan sehari-hari.
Ringan Berkat Material Ceraluminum
Salah satu aspek yang paling menonjol dari Zenbook A14 OLED adalah bobotnya. Laptop ini memiliki *ketebalan sekitar 1,34 hingga 1,59 cm dengan bobot kurang dari satu kilogram, yakni sekitar 980 gram*.
Bobot tersebut membuat perangkat relatif mudah dimasukkan ke dalam tas dan dibawa berpindah tempat. Bahkan ketika charger USB Type-C 100W ikut dibawa, total bobotnya berada di kisaran 1,23 kg.
ASUS menggunakan material *Ceraluminum* pada sebagian besar bagian bodinya. Material ini dibuat melalui proses elektrokimia pada magnesium-aluminium dan dirancang untuk mempertahankan bobot ringan sekaligus memberikan ketahanan terhadap penggunaan sehari-hari.
Zenbook A14 OLED juga telah memenuhi standar ketahanan MIL-STD-810H. Dengan demikian, aspek portabilitas pada perangkat ini tidak hanya berkaitan dengan dimensi, tetapi juga konstruksi bodinya.
Layar OLED 14 Inci untuk Produktivitas dan Hiburan
Untuk mendukung aktivitas pengguna, Zenbook A14 OLED menggunakan panel OLED 14 inci dengan resolusi 1920 x 1200 piksel dan aspek rasio 16:10.
Rasio tersebut memberikan area vertikal yang lebih luas dibandingkan layar 16:9. Dalam penggunaan sehari-hari, tambahan ruang ini dapat membantu ketika membaca dokumen, menjelajahi web, maupun mengerjakan pekerjaan yang membutuhkan banyak informasi di layar.
Panelnya memiliki refresh rate 60Hz dan response time hingga 0,2 milidetik. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, tingkat kecerahan layar mencapai sekitar 408 nits pada mode SDR dan hingga 642 nits saat menampilkan konten HDR.
Kemampuan ini dipadukan dengan reproduksi warna kelas profesional, menembus sekitar 99,2% ruang warna DCI-P3 dengan volume gamut DCI-P3 sebesar 111,2%. Akurasi warna yang tinggi menjadikan ASUS Zenbook A14 OLED (UX3407NA) pilihan andal untuk penyuntingan foto dan video.
Panel OLED-nya juga sangat baik untuk menikmati film serta konten multimedia lainnya, didukung oleh desain bezel yang sangat tipis sehingga sukses menghasilkan screen-to-body ratio di kisaran 90%.
Prosesor Snapdragon® X2 Elite 18-Core Jadi Penopang Performa
Di balik bodinya yang ringkas, ASUS Zenbook A14 OLED (UX3407NA) menggunakan Snapdragon® X2 Elite dengan konfigurasi CPU Qualcomm Oryon 18-core dan 18-thread. Prosesor yang dibuat dengan fabrikasi 3nm tersebut terdiri dari 12 Prime Core dan enam Performance Core.
Prime Core mampu berjalan hingga 4GHz untuk beban multi-core serta boost hingga 4,7GHz pada skenario single-core atau dual-core. Prosesor ini juga dibekali cache hingga 53MB, RAM 32GB LPDDR5X, serta Qualcomm Hexagon NPU yang menawarkan kemampuan komputasi hingga 80 TOPS.
Dalam pengujian Cinebench 2024 selama 30 menit, Zenbook A14 OLED mencatat skor tertinggi 1.310 poin pada Standard Mode dan 1.479 poin pada Performance Mode. Snapdragon X Elite generasi sebelumnya hanya berada di sekitar 971 poin, sehingga peningkatan performanya mencapai kurang lebih 53%.
Menariknya, performa tersebut relatif konsisten saat charger dilepas. Pada kondisi menggunakan baterai, skor masih berada di sekitar 1.240–1.250 poin pada Standard Mode serta 1.430–1.440 poin pada Performance Mode.
Peningkatan juga terlihat pada NPU. Dalam AI Computer Vision Benchmark, Snapdragon® X2 Elite mencetak 4.361 poin, dibandingkan 1.883 poin pada Snapdragon X Elite. Artinya, performa NPU meningkat sekitar 2,3 kali.
Dalam pengujian CrystalDiskMark 9.0.3, SSD 1TB PCIe Gen 4 x4 pada ASUS Zenbook A14 OLED (UX3407NA) mampu mencatat kecepatan baca hingga 7.067 MB/s dan kecepatan tulis sekitar 6.010 MB/s. Hasil ini menunjukkan bahwa media penyimpanannya sudah berada di kelas atas, sehingga proses booting, membuka aplikasi, memindahkan file berukuran besar, hingga menangani proyek kreatif dapat dilakukan dengan lebih cepat.
Sektor grafis juga mengalami lompatan besar. Dalam 3DMark Solar Bay, GPU terintegrasi pada Snapdragon® X2 Elite mencapai 81,55 FPS, sementara generasi sebelumnya hanya 42,12 FPS atau meningkat sekitar 94%.
Pada pengujian UL Procyon AI Computer Vision Benchmark, Snapdragon® X2 Elite pada ASUS Zenbook A14 OLED (UX3407NA) mencatat skor 4.344 poin, jauh melampaui Snapdragon® X Elite generasi sebelumnya yang memperoleh 1.890 poin.
Hasil ini menunjukkan peningkatan performa AI sekitar 130%, sekaligus menegaskan kemampuan Qualcomm Hexagon NPU hingga 80 TOPS dalam menangani workload berbasis kecerdasan buatan.
Peningkatan tersebut membuat Zenbook A14 OLED lebih siap menjalankan berbagai fitur AI modern secara lokal dengan proses yang lebih cepat, responsif, dan efisien untuk kebutuhan produktivitas sehari-hari.
Mendukung Editing Video hingga Gaming Ringan
Kemampuan Snapdragon® X2 Elite tidak berhenti pada benchmark sintetis. Adobe Premiere Pro 2026 ARM64 mampu mengekspor video 4K 60fps berdurasi lima menit dalam sekitar 10 menit 15 detik. CapCut bahkan menyelesaikan pekerjaan yang sama dalam sekitar 3 menit 51 detik.
DaVinci Resolve 20.3 juga sudah mendukung ARM64 secara native. Ini menunjukkan ekosistem aplikasi Windows ARM semakin matang, meskipun sejumlah software x86 tertentu masih membutuhkan emulasi.
Untuk gaming, Zenbook A14 OLED masih dapat menjalankan game seperti Cyberpunk 2077. Setelah dimainkan sekitar 30 menit, suhu prosesor tercatat berada di rentang 66–76 derajat Celsius.
Port Lengkap di Bodi yang Tipis
Dimensi yang ringkas tidak membuat ASUS menghilangkan sejumlah konektivitas penting. Pada sisi kiri terdapat HDMI 2.1, dua port USB4 yang mendukung Power Delivery dan display output, serta jack audio 3,5mm.
Sementara di sisi kanan tersedia USB 3.2 Gen 2 Type-A, sehingga pengguna masih dapat menghubungkan perangkat dengan konektor USB-A tanpa harus selalu menggunakan adaptor.
Untuk koneksi nirkabel, Zenbook A14 OLED sudah mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4. Kombinasi port tersebut membuat laptop tetap fleksibel digunakan di berbagai situasi, mulai dari bekerja dengan monitor eksternal hingga menghubungkan perangkat pendukung lainnya.
Baterai 70Wh Bertahan Hampir 23 Jam
Portabilitas juga tidak hanya ditentukan oleh bobot perangkat. Daya tahan baterai menjadi faktor penting bagi pengguna yang sering bekerja berpindah tempat.
ASUS Zenbook A14 OLED (UX3407NA) dibekali baterai berkapasitas 70Wh. Dalam pengujian pemutaran video lokal 1080p, laptop ini mampu bertahan hingga 22 jam 48 menit.
Untuk pengisian daya, baterai dapat terisi sekitar 56 persen dalam waktu 30 menit. Sementara pengisian hingga penuh membutuhkan sekitar 1 jam 54 menit.
Dengan bobot sekitar 980 gram, prosesor Snapdragon® X2 Elite, layar OLED, konektivitas yang lengkap, dan daya tahan baterai hampir 23 jam dalam pengujian tersebut, ASUS Zenbook A14 OLED (UX3407NA menawarkan pendekatan laptop yang mengutamakan mobilitas tanpa mengesampingkan performa.
Perangkat ini dapat menjadi bagian dari tren laptop premium yang semakin menggabungkan bodi ringan, kemampuan komputasi tinggi, pemrosesan AI, serta efisiensi daya dalam satu perangkat.
| Main Spec. | ASUS Zenbook A14 OLED (UX3407NA) 2026 |
|---|---|
| CPU | Snapdragon® X2 Elite processor, 18 Core / 18 Thread 12 Prime Core + 6 Performance Core Max Boost hingga 4,7GHz pada Prime Core, 53MB Cache Qualcomm Hexagon NPU, hingga 80 TOPS |
| Operating System | Windows 11 |
| Memory | 32GB LPDDR5X |
| Storage | 1TB M.2 NVMe PCIe Gen 4 x4 SSD |
| Display | 14 inci OLED, 1920 × 1200, 16:10, 60Hz, 0,2ms Klaim 400 nits SDR / 600 nits HDR Sekitar 99,2% DCI-P3 berdasarkan pengujian |
| Graphics | Qualcomm Adreno GPU |
| Input/Output | 2x USB4 1x USB 3.2 Gen 2 Type-A 1x HDMI 2.1 1x 3.5mm Audio Combo |
| Connectivity | WiFi 7 + Bluetooth 5.4 |
| Camera | 1080p 30fps Infrared Camera |
| Audio | Dual Super Linear Speaker Dolby Snapdragon Sound |
| Battery | 70Wh (Charger 100W USB Type-C) |
| Dimension | ±31 × 21,3 × 1,34–1,59 cm |
| Weight | ±980 gram |
| Material | Ceraluminum |
| Colors | Zabriskie Beige, Iceland Gray |
| Durability | MIL-STD-810H |
| Warranty | 3 Tahun International Warranty + 3 Tahun ASUS VIP Perfect Warranty |
| Price | Rp39.999.000 (32 GB) |
(*)