Liputan6.com, Jakarta - Penyanyi Kris Dayanti membagikan kenangan pribadinya bersama mendiang Guruh Soekarnoputra usai melayat ke rumah duka. Kris Dayanti mengaku mengenal sosok Guruh sebagai seniman yang sangat detail dan teliti.
Kris Dayanti menceritakan kesan mendalamnya terhadap sosok Guruh selama ini. Menurutnya, Guruh selalu memberi perhatian penuh kepada para seniman dan murid-muridnya.
Advertisement
"Sangat, sangat detail, sangat teliti, semua perhatiannya sama seniman sangat luar biasa, murid-muridnya sangat luar biasa," ujar Krisdayanti saat ditemui di rumah duka kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9/2026).
Kenang Swara Maharddhika Bentukan Guruh Soekarnoputra
Kris Dayanti juga menyinggung soal Swara Maharddhika, grup seni bentukan Guruh, yang tahun depan genap berusia 50 tahun. Ia berharap seluruh murid dan seniman yang pernah bekerja sama dengan Guruh bisa meneruskan cita-citanya.
"Guruh Soekarnoputra masyaallah tahun depan genap 50 tahun. Semoga seluruh murid-muridnya, seluruh orang-orang seni yang pernah bekerja sama bisa terus meneruskan cita-citanya untuk budaya Indonesia," katanya.
Kenangan yang paling melekat bagi Krisdayanti adalah saat menjenguk Guruh di Rumah Sakit Medistra pada tanggal 15. Saat itu, ia sempat mengajak Guruh menyanyikan lagu ciptaannya sendiri.
"Kenangannya kemarin tanggal 15 saya masih besuk di Medistra dan saya masih ajak nyanyi lagu Renjana, lagu ciptaan beliau," kenang Kris Dayanti.
Sempat Berikan Bantal saat Menjenguk
Kris Dayanti juga sempat memberikan bantal kepada Guruh saat menjenguknya di rumah sakit. Bantal pemberiannya itu disebut masih digunakan Guruh hingga akhir hayatnya.
"Saya masih kirim bantal dan masih dipakai. Ya, makasih ya. Itu kenangan dari saya," ujar Krisdayanti.
Saat ditanya soal penyakit yang diderita Guruh, Krisdayanti memilih tidak menjelaskan secara detail dan menyerahkan hal itu kepada pihak keluarga.
"Nanti biar keluarga yang sampein," pungkasnya.