Liputan6.com, Jakarta - Memulai jualan online tidak selalu harus diawali dengan modal besar atau produk yang rumit. Bagi pemula, berbagai kebutuhan sehari-hari seperti makanan dan minuman, fashion, produk kecantikan, perlengkapan rumah tangga, alat tulis, hingga aksesori gadget dapat menjadi pilihan produk yang dipasarkan melalui platform digital.
Meski begitu, memilih produk untuk dijual tidak cukup hanya berdasarkan tren atau minat pribadi. Ada sejumlah hal yang perlu dipertimbangkan, mulai dari modal, kemampuan mengelola usaha, kebutuhan calon pembeli, tingkat persaingan, hingga kemudahan produk saat disimpan dan dikirim. Pertimbangan tersebut dapat membantu pemula menentukan produk yang lebih sesuai dengan kondisi usaha dan target pasar.
Advertisement
Artikel ini membahas sejumlah ide produk jualan online untuk pemula, mulai dari makanan dan minuman hingga aksesori gadget. Selain itu, terdapat pula panduan memilih produk serta tips dasar yang dapat diterapkan agar aktivitas jualan online lebih terarah. Yuk, simak sampai akhir!
Ide Produk Jualan Online untuk Pemula
Berikut beberapa ide produk jualan online untuk pemula yang bisa kamu pilih sesuai dengan keterampilan yang dimiliki, besar modal, target pasar, serta karakteristik produk itu sendiri, misalnya kemudahan dalam pengemasan dan pengiriman:
1. Makanan dan Minuman
Makanan dan minuman bisa menjadi ide jualan online untuk pemula karena jenis produknya cukup beragam dan bisa disesuaikan dengan modal.
Kamu bisa menjual makanan siap santap seperti ayam geprek, rice bowl, mi, bakso, dimsum, gorengan, dan dessert, serta berbagai minuman seperti kopi, jus, dan minuman kekinian melalui aplikasi pesan-antar seperti GoFood, GrabFood, atau ShopeeFood.
Untuk makanan seperti cookies, keripik, abon, sambal, dan camilan kemasan juga bisa kamu jual melalui marketplace karena lebih mudah dikirim ke luar daerah. Jenis usaha ini bisa dimulai dari skala kecil, misalnya dengan membuat produk berdasarkan pesanan atau membuka pre-order. Namun, kamu tetap perlu memperhatikan daya tahan makanan, terutama jika produk akan dikirim ke wilayah yang lebih jauh.
2. Fashion dan Aksesori
Produk fashion seperti pakaian, hijab, tas, sandal, atau aksesori juga bisa menjadi ide produk jualan online untuk pemula.
Produk-produk tersebut relatif mudah disimpan dan tidak memiliki risiko cepat rusak seperti makanan sehingga lebih praktis untuk dikelola dan dikirim kepada pembeli. Salah satu kelebihannya adalah produk fashion memiliki daya tarik visual yang kuat sehingga bisa dipromosikan melalui foto dan video.
Namun, persaingan di kategori produk ini cukup ketat. Selain itu, calon pembeli tidak bisa melihat atau mencoba produk secara langsung sehingga kamu perlu memberikan informasi yang jelas mengenai ukuran, bahan, warna, dan model.
3. Produk Kecantikan dan Perawatan Diri
Kosmetik, skincare, produk perawatan rambut, parfum, dan produk perawatan tubuh memiliki peluang besar untuk dijual secara online. Produk-produk jenis ini bisa kamu pasarkan melalui media sosial maupun marketplace dan umumnya praktis disimpan karena ukurannya tidak terlalu besar.
Menariknya, jenis produk ini tidak harus kamu produksi sendiri. Kamu bisa menjadi reseller, yaitu dengan menjual kembali produk dari brand yang sudah punya nama. Karena produknya sudah dikenal calon pembeli, kepercayaan terhadap kualitas produk tidak perlu dibangun dari nol seperti saat menjual produk buatan sendiri.
Meski begitu, banyaknya penjual yang menawarkan produk serupa membuat persaingan di kategori produk ini juga cukup ketat, apalagi harga antar toko sangat mudah dibandingkan oleh pembeli. Oleh karena itu, kamu perlu mencari supplier dengan harga yang kompetitif agar tetap mendapatkan keuntungan.
4. Perlengkapan Rumah Tangga
Peralatan dapur, tempat penyimpanan, perlengkapan kebersihan, hingga dekorasi rumah sederhana juga menjanjikan untuk dijual secara online. Produk kategori ini cukup mudah ditemukan dari supplier dan tersedia dalam banyak pilihan harga sehingga kamu bisa menyesuaikannya dengan modal yang dimiliki.
Kelebihan lainnya adalah produk rumah tangga memiliki pasar yang cukup luas karena dibutuhkan untuk berbagai keperluan sehari-hari. Namun, beberapa produknya memiliki harga jual yang relatif rendah sehingga keuntungan per barang bisa cukup terbatas.
Untuk mengakalinya, kamu bisa menawarkan beberapa produk sekaligus dalam bentuk paket atau bundling. Misalnya, kamu bisa membuat paket perlengkapan dapur yang berisi talenan, spatula, dan wadah penyimpanan dengan harga yang lebih menarik dibanding membeli satu per satu.
5. Alat Tulis dan Perlengkapan Kantor
Buku catatan, pulpen, sticky notes, map, planner, dan alat tulis lainnya juga menarik untuk dijual secara online. Produk-produk ini mudah disimpan dan tidak membutuhkan banyak tempat sehingga cocok untuk usaha dengan modal yang masih terbatas.
6. Aksesori Gadget
Casing HP, holder HP, kabel data, stand HP, dan pelindung layar termasuk produk yang cukup mudah dijual secara online. Ukurannya kecil dan ringan sehingga mudah disimpan maupun dikirim kepada pembeli yang berada di luar kota.
Kamu bisa menjual casing HP berdasarkan merek dan tipe yang banyak digunakan, lalu menyediakan beberapa pilihan desain agar pembeli lebih mudah memilih.
Cara Memilih Produk yang Cocok untuk Jualan Online
Setelah mengetahui berbagai ide produk yang bisa dijual secara online, langkah berikutnya adalah menentukan produk yang paling sesuai dengan kondisi usahamu.
1. Mulai dari Produk yang Sudah Kamu Kenal
Memulai dari produk yang sudah kamu kenal akan membuat proses jualan lebih mudah. Misalnya, jika kamu memang sering memilih dan menggunakan produk perawatan kulit, kamu bisa mulai menjual produk yang sudah kamu pahami. Kamu juga akan lebih mudah menjelaskan produk kepada calon pembeli karena sudah memahami cara penggunaan, manfaat, dan hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum membelinya.
2. Cari Produk yang Banyak Dibutuhkan
Coba perhatikan produk apa yang banyak dicari atau dibutuhkan calon pembeli. Kamu bisa melihat kebutuhan di sekitar, tren di media sosial, atau produk yang banyak dicari di marketplace. Dengan begitu, kamu tidak hanya memilih produk yang kamu suka, tetapi juga mempertimbangkan apakah ada orang yang membutuhkannya.
3. Sesuaikan dengan Modal yang Kamu Miliki
Pilih produk yang sesuai dengan modal yang kamu punya. Sebelum mulai, hitung dulu biaya untuk membeli stok, bahan, kemasan, dan kebutuhan lainnya. Kalau modalmu masih terbatas, kamu bisa memilih produk yang harganya lebih terjangkau atau mulai dengan stok dalam jumlah kecil.
4. Pilih Produk yang Mudah Dikemas dan Dikirim
Karena dijual secara online, produk yang kamu pilih juga perlu mudah dikemas dan dikirim. Perhatikan ukuran, berat, serta daya tahan produk agar tidak mudah rusak selama perjalanan. Produk yang ringan, tidak mudah pecah, dan tahan lama lebih cocok untuk dijual secara online.
5. Coba Jual dalam Jumlah Kecil Terlebih Dahulu
Saat baru memulai, kamu tidak perlu langsung menyediakan banyak stok. Coba jual beberapa produk terlebih dahulu untuk melihat respons pembeli. Dari sini, kamu bisa mengetahui produk yang paling diminati sebelum menambah stok.
Tips Memulai Jualan Online untuk Pemula
Setelah menentukan produk yang ingin dijual, kamu juga perlu menyiapkan beberapa hal agar proses jualan online berjalan lebih lancar.
- Tampilkan Foto Produk yang Jelas: Gunakan foto dengan pencahayaan yang cukup dan tampilkan detail produk agar calon pembeli bisa melihatnya dengan jelas.
- Cantumkan Informasi Produk Secara Lengkap: Cantumkan harga, ukuran atau varian, bahan jika diperlukan, cara pemesanan, dan informasi pengiriman agar pembeli mudah memahami produk.
- Catat Pesanan dan Stok: Catat pesanan dan stok secara rutin agar kamu tahu jumlah produk yang tersedia dan tidak melewatkan pesanan.
- Evaluasi Produk yang Paling Banyak Diminati: Periksa hasil penjualan secara rutin untuk mengetahui produk yang paling laku dan menentukan stok atau produk yang perlu ditambah.
Demikian penjelasan mengenai berbagai ide jualan online untuk pemula, cara memilih produk yang sesuai, serta beberapa tips yang bisa kamu terapkan.
Menentukan ide produk yang tepat bisa menjadi langkah awal untuk mulai jualan online. Namun, memilih produk saja belum cukup. Kamu juga perlu memahami cara mengelola usaha, mulai dari mengatur modal, mengelola keuangan, hingga memasarkan produk agar usaha bisa terus berkembang.
Karena itu, jangan berhenti belajar setelah mulai berjualan. Pengetahuan tentang pengelolaan usaha, pemasaran, keuangan, dan teknologi digital dapat membantu kamu menjalankan usaha dengan lebih terarah.
Salah satu cara untuk menambah pengetahuan tersebut adalah melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) dari PNM. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) merupakan lembaga keuangan nonbank milik negara yang menyediakan pembiayaan sekaligus pendampingan bagi pelaku usaha.
Sejalan dengan campaign Melayani Sepenuh Hati, PNM memberikan berbagai pelatihan untuk membantu pelaku usaha mengembangkan kemampuan, termasuk dalam pengelolaan usaha, literasi keuangan, dan pemanfaatan teknologi digital.
Bagi nasabah PNM Mekaar atau PNM ULaMM, pengembangan kemampuan usaha dapat dilakukan melalui berbagai bentuk pendampingan dan pelatihan. Salah satunya melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang memberikan pembelajaran terkait pengelolaan usaha, literasi keuangan, dan pemanfaatan teknologi digital.
Perlu kamu ketahui, PNM tidak menyediakan pinjaman online melalui aplikasi atau website. Pengajuan pembiayaan dilakukan secara langsung melalui kantor cabang PNM tanpa menggunakan perantara online.
Informasi mengenai pembiayaan dan program pendampingan PNM dapat diperoleh melalui kanal resmi PNM atau call center PNM di 1500-654.
#PNMuntukUMKM #PNMPemberdayaanUMKM
(*)