Liputan6.com, Bandung - Bandung menjadi salah satu persinggahan tur trofi FIFA ASEAN Cup 2026. Piala bergengsi itu dipamerkan di Mall Paris Van Java (PVJ), Sukajadi, Kamis (24/9/2026), dan menarik perhatian pengunjung yang ingin melihatnya dari dekat.
Acara pameran trofi turut dihadiri Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Sejumlah legenda Timnas dari berbagai negara juga hadir, yakni Kurniawan Dwi Yulianto, Ponaryo Astaman, Baihakki Khaizan, Teeratep Winothai, Stephan Schrock, dan Safiq Rahim.
Advertisement
Bandung dipercaya menjadi tuan rumah fase Grup B FIFA ASEAN Cup 2026. Grup ini dihuni Timnas Thailand, Filipina, Pakistan, dan Vietnam. Erick Thohir menyebut penunjukan Bandung berkaitan dengan rekam jejak Jawa Barat dalam menyelenggarakan ajang sepak bola internasional.
"Jadi alhamdulillah, Bandung, Jawa Barat, kedua kalinya mendapat event besar dari FIFA. Sebelumnya waktu itu Kejuaraan Dunia U-17, sekarang FIFA ASEAN edisi pertama juga di Bandung," kata Erick.
Respons Peserta dan Kejutan di Si Jalak Harupat
Erick Thohir menyampaikan turnamen ini disambut positif oleh negara peserta. Ia menyebut Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Indonesia akan tampil dengan kekuatan terbaik.
"Mau dari Vietnam, dari Thailand, dari Malaysia, termasuk tentu Indonesia. Nah ini hal yang menurut saya positif, tidak hanya tadi kita menggerakkan masyarakat berolahraga dan juga prestasi olahraga di Jawa Barat, tetapi tentu untuk perekonomian," ungkapnya.
"Supaya tadi kita coba putar ekonomi melalui sepak bola, ada yang jual baju, ada yang jual makanan, dan kita ada festivalnya," lanjutnya.
Erick juga menuturkan panitia menyiapkan kejutan untuk penonton yang hadir langsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Hadiah akan diundi saat jeda pertandingan berdasarkan nomor tiket.
"Spesial nanti di setiap pertandingan, panitia atau FIFA akan memberikan semacam hadiah untuk penonton-penonton yang nanti dilihat dari tiketnya di babak halftime, babak jeda waktu ya," kata Erick.
"Ada kalau enggak salah ada dua motor listrik sama empat sepeda listrik. Nah itu bagian dari komitmen FIFA. Jadi mudah-mudahan ini juga menggairahkan seluruh penduduk di Jawa Barat," lanjutnya.
Dukungan Pemerintah
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyambut positif kepercayaan PSSI dan FIFA kepada Jawa Barat. Ia menilai penyelenggaraan di Bandung membawa dampak ekonomi sekaligus menjadi ruang hiburan bagi publik.
"Kegiatan ini pasti memiliki efek. Pertama efek ekonomi, tiket, pedagang. Yang kedua itu yang paling utama adalah efek bahagia. Karena ini orang penting, ada tempat untuk mengekspresikan seluruh suaranya sehingga olahraga itu kan sebenarnya tempat orang untuk berbahagia," terang Dedi.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengapresiasi dukungan FIFA dan PSSI serta kolaborasi pemerintah daerah. Ia menyebut Bandung konsisten menjadi kota olahraga berskala internasional.
"Terima kasih untuk FIFA dan PSSI, dukungan dari Pak Gubernur begitu juga, sehingga Kota Bandung akan selalu menjadi ibu kota olahraga tidak hanya di Jawa Barat tapi di Indonesia, bahkan sekarang di Asia Tenggara," ucap Farhan.