Yoriko Angeline Merinding Lihat Adegan Ilmu Pirunduk Langsung di Depan Mata

Yoriko Angeline ungkap ketertarikannya pada cerita film ini yang menghadirkan sisi mistis dari ilmu pirunduk. Selengkapnya di sini.

oleh Umar Syarifuddien SjadjaahDiterbitkan 24 September 2026, 18:29 WIB
Yoriko Angeline di MD Place, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2026) © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Liputan6.com, Jakarta - Film horor Pirunduk yang dibintangi Yoriko Angeline akan segera tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 22 Oktober 2026. Film ini mengangkat kisah tentang ilmu pirunduk, sebuah ilmu yang selama ini hanya didengar Yoriko lewat cerita, tanpa pernah menyaksikan langsung wujudnya.

Praktik mistis yang mirip dengan susuk ini dulunya hidup subur sebagai cerita turun-temurun di wilayah pedalaman dan tepian sungai Kalimantan Selatan. Dalam film ini, ilmu hitam pirunduk digambarkan menuntut mahar yang sangat mahal bagi siapa pun yang menggunakannya.

Setelah kematiannya, arwah tokoh utama Siti dalam cerita ini berubah menjadi sosok mengerikan yang bergentayangan dan meneror satu kampung, terutama kepada mereka yang pernah menyakitinya. Kisah inilah yang membuat Yoriko sempat merasakan sendiri suasana mencekam saat berada di lokasi syuting.

Yoriko menceritakan ketertarikannya pada cerita film ini yang menghadirkan sisi mistis dari ilmu pirunduk. Menurutnya, ini menjadi salah satu alasan utama ia menerima tawaran bermain dalam film tersebut.

"Aku sering banget dengar tentang ilmu pirunduk ini, tapi memang tidak pernah tahu bagaimana ilmunya ini bisa bekerja, dan aku enggak pernah ee lihat langsung depan mata gitu," ujar Yoriko Angeline saat ditemui di MD Place, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2026).


Merinding Tapi Makin Antusias

Ia pun mengaku sempat merasa merinding saat menyaksikan langsung adegan penggunaan ilmu pirunduk di lokasi syuting.

"Pas di film ini ngelihat, 'Oh Siti pakai ilmu pirunduk,' gitu kayaknya aku sendiri juga ngelihat di basecamp agak 'Gua minggir dikit deh, takut,'" katanya.

Meski sempat merasa seram, Yoriko mengaku pengalaman tersebut justru membuatnya semakin antusias terlibat dalam proyek ini.

"Seram ya, gitu. Tapi, eem sangat menarik, aku juga happy ada di sini," ujarnya.


Gambarkan Kehidupan Pedagang di Pasar Terapung

Selain soal cerita ilmu pirunduk, Yoriko juga menjelaskan bahwa perannya sebagai Ratih dalam film ini turut menghadirkan sisi kehidupan masyarakat Kalimantan Selatan, khususnya para pedagang di pasar terapung.

"Di sini juga perannya Ratih itu cukup challenging karena dia adalah sebuah sosok yang memang struggling, dia adalah penjual di pasar terapung," jelasnya.

Ia mengaku sempat berinteraksi langsung dengan para pedagang di pasar terapung guna mendalami karakter tersebut.

"Jadi dia ke mana-mana bawa jukung gitu, dia jualan sayur-sayuran, buah-buahan, dan ini adalah karakter yang biasanya aku cuma bisa lihat aja gitu, dan di film ini aku bisa memerankan sebagai orang tersebut dan berinteraksi langsung sama ibu-ibu yang jualan di perahu-perahu itu yang di pasar terapung," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya