Tragis, Calon Gubernur Peru Tewas Ditembak Saat Kampanye

Jurnalis sekaligus calon gubernur regional Susy Isabel Aponte Polo tewas ditembak saat kampanye di Peru.

oleh Septian DenyDiterbitkan 24 September 2026, 21:00 WIB
Jurnalis sekaligus calon gubernur regional Susy Isabel Aponte Polo tewas ditembak saat mengikuti kegiatan kampanye di Kota Caraz, Peru barat laut. (Sumber: Instagram @world24x7hr)

Liputan6.com, Lima - Jurnalis sekaligus calon gubernur regional Susy Isabel Aponte Polo tewas ditembak saat mengikuti kegiatan kampanye di Kota Caraz, Peru barat laut, Sabtu waktu setempat.

Dikutip dari Democrata, Kamis (24/9/2026), serangan terjadi sekitar pukul 12.40 waktu setempat. Selain menewaskan Aponte Polo, penembakan tersebut juga menyebabkan seorang pria terluka dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Menurut informasi kepolisian, Aponte Polo sempat dilarikan ke pusat medis yang sama. Namun, dia meninggal tidak lama setelah tiba akibat parahnya luka yang diderita.

Pasukan keamanan telah menangkap seorang warga negara Venezuela yang diduga sebagai pelaku penembakan. Saat operasi penangkapan, polisi menemukan sepucuk pistol yang dibawa tersangka.

Tersangka kini berada dalam tahanan kepolisian dan menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

Sejumlah saksi mata yang dikutip jaringan RPP mengatakan, pelaku diduga menembak Aponte Polo dari belakang dan mengarahkan tembakan ke bagian kepala.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti motif penembakan maupun detail lain terkait serangan tersebut. Namun, media lokal menyebut kemungkinan serangan itu bermotif politik untuk membungkam suara Aponte Polo.

 

Dikenal Lewat Investigasi Kasus Korupsi

Sebelum terjun ke dunia politik, Aponte Polo dikenal melalui pekerjaan jurnalistik investigatifnya, terutama dalam mengungkap kasus-kasus korupsi di lingkungan peradilan.

Kematian Aponte Polo memicu kecaman dari berbagai institusi.

Senator progresif Ruth Luque menyebut serangan tersebut sebagai tindakan yang "sangat serius" dan menyerukan agar pihak yang bertanggung jawab segera diidentifikasi.

Sementara itu, Dewan Pemilihan Nasional Peru atau National Jury of Elections (JNE) meminta penjelasan mengenai insiden tersebut demi memastikan proses pemilu berlangsung secara damai dan dengan jaminan penuh.

"Kekerasan tidak memiliki tempat dalam masyarakat demokratis. JNE menolak setiap tindakan yang mengancam kehidupan, integritas, dan keamanan seseorang," demikian pernyataan resmi lembaga tersebut.

Aponte Polo, yang populer dengan nama "China Polo", merupakan reporter yang dikenal luas. Saat ini, dia maju sebagai kandidat Gubernur Regional Áncash dari Partai Alliance for Progress (APP).

Áncash merupakan salah satu wilayah di barat laut Peru yang berada di dekat ibu kota Lima.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya