Liputan6.com, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin Indonesia) mendorong penerapan konsep Indonesia Incorporated guna memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan pelaku UMKM dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menjelaskan bahwa konsep Indonesia Incorporated dimaknai sebagai bentuk gotong royong terintegrasi yang melibatkan dunia usaha di tingkat pusat dan daerah bersama pemerintah, akademisi, serta UMKM.
Advertisement
"Inisiatif ini dirancang untuk membangun ekosistem ekonomi yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing tinggi," kata dia dalam rangkaian tasyakuran HUT ke-58 Kadin Indonesia di Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Guna merealisasikannya, Kadin Indonesia menyerap berbagai aspirasi dari Kadin di tingkat provinsi untuk mengidentifikasi kebutuhan spesifik dunia usaha daerah. Anindya memaparkan terdapat tujuh isu prioritas yang menjadi fokus perhatian:
- Kepastian pasokan dan harga energi.
- Akselerasi hilirisasi dan kepastian bahan baku.
- Kemudahan pembiayaan dan restrukturisasi usaha.
- Penguatan ketahanan pangan nasional.
- Perlindungan pasar domestik dan diversifikasi pasar ekspor.
- Pengembangan SDM, pendidikan vokasi, serta perlindungan pekerja migran.
- Kepastian regulasi digital dan penguatan kelembagaan Kadin daerah.
Mendorong UMKM Naik Kelas dan Pulihkan Kelas Menengah
Pemberdayaan UMKM menjadi pilar penting dalam skema Indonesia Incorporated. Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Kehormatan Kadin Indonesia, Aburizal Bakrie, menekankan pentingnya pendampingan agar UMKM daerah dapat naik kelas dan memiliki daya saing kuat.
Aburizal menegaskan Kadin Indonesia harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh para pelaku usaha di seluruh penjuru daerah. Menurutnya, Kadin tidak boleh dipandang sebagai organisasi penampung kelompok tertentu saja, melainkan wadah inklusif bagi seluruh skala bisnis.
"Peran Kadin daerah sangat vital karena mereka yang paling memahami dinamika dan kebutuhan riil di wilayahnya," ujar Aburizal.
Di samping itu, Aburizal turut menyoroti fenomena penurunan daya beli kelas menengah. Ia berharap berbagai regulasi dan kebijakan strategis pemerintah dapat segera memicu pemulihan serta kembali menumbuhkan populasi kelas menengah di Indonesia.Tasyakuran HUT ke-58 dan Dukungan Promosi Ekspor
Perayaan HUT Kadin Indonesia
Sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan 58 tahun organisasi, tasyakuran perayaan HUT Kadin Indonesia diisi dengan serangkaian kegiatan sosial, mulai dari penyerahan santunan kepada anak yatim hingga pemotongan tumpeng bersama jajaran pengurus pusat dan daerah.
Tak hanya berfokus pada agenda internal, Kadin Indonesia juga menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh gelaran Indonesia Trade Expo pada Oktober 2026 mendatang. Sebagai langkah nyata mendorong promosi produk lokal ke kancah internasional, Kadin dijadwalkan meluncurkan buku panduan bertajuk "We Buy from Indonesia".