Handy Soulvibe Nakhodai WAMI, Ungkap Visinya untuk Periode 2026-2028

Handy Soulvibe terpilih sebagai Ketua Pengurus Baru WAMI untuk periode kepengurusan 2026-2028, menggantikan Adi Adrian dari KLA Project.

oleh Ratnaning AsihDiterbitkan 23 September 2026, 13:12 WIB
Handy Soulvibe dipilih menjadi Ketua Pengurus Baru WAMI untuk periode kepengurusan 2026-2028. (ist)

Liputan6.com, Jakarta - Wahana Musik Indonesia (WAMI) resmi mengumumkan pergantian kepemimpinan lewat sosok Ramadhan Handyanto Jiwatama, yang lebih dikenal sebagai Handy Soulvibe. Bassis grup band Soulvibe ini terpilih sebagai Ketua Pengurus Baru WAMI untuk periode kepengurusan 2026-2028, menggantikan Adi Adrian dari KLA Project.

Perkenalan Handy kepada media dan para musisi berlangsung di B-Rew Origin Coffee, L'Avenue Office Tower, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (15/9/2026). Momen ini sekaligus bertepatan dengan perayaan 20 tahun usia WAMI sebagai Lembaga Manajemen Kolektif bagi pencipta lagu dan penerbit musik di Indonesia.

Kepercayaan para komposer terhadap WAMI menjadi prioritas utama yang ingin dipulihkan Handy sejak awal masa kepemimpinannya. "Prioritas saya mengembalikan kepercayaan komposer kepada WAMI," ujar Handy dalam pernyataan tertulisnya.

Tagline "Arah Baru" diusung Handy lewat sejumlah program andalan, termasuk Listening Forum dan pelatihan berkala bagi seluruh anggota WAMI. Kehadiran promotor, label, hingga para pakar industri musik turut direncanakan dalam program tersebut guna membuka ruang kolaborasi lebih luas.

Sejumlah musisi senior turut hadir dalam acara perkenalan tersebut, termasuk Armand Maulana dan Bams Samsons yang menyampaikan ucapan selamat kepada Handy. "Semoga lebih baik. Sekarang sudah baik, dan saya yakin di tangan Mas Handy akan lebih baik," ujar Bams. 

 

 


Sistem Satu Aplikasi

Handy Soulvibe dipilih menjadi Ketua Pengurus Baru WAMI untuk periode kepengurusan 2026-2028. (ist)

Transparansi, profesionalitas, dan optimalisasi distribusi royalti kepada para komposer menjadi komitmen yang ditegaskan Handy di hadapan media dan musisi yang hadir. Salah satu hal yang diupayakan Handy, adalah sistem satu aplikasi dengan keterbukaan penuh bagi seluruh anggota.

"Meningkatkan royalti semaksimal mungkin," papar Handy. Sebagai gambaran, dana royalti yang dihimpun WAMI pada periode II 2026 melonjak hingga mencapai Rp45 miliar, disalurkan kepada lebih dari 7 ribu anggota pencipta lagu dan penerbit musik di Indonesia.

Handy menegaskan komitmennya terhadap posisi ini. "Sekarang posisi saya melayani teman-teman komposer, di mana dulu saya anggotanya. Anggota adalah prioritas," katanya.

"Program pertama konsolidasi di dalam WAMI. Reorganisasi. Saya pastikan ada hasil kerja dari 100 hari pertama," ia menambahkan. 


Tentang Handy Soulvibe

Handy Soulvibe dipilih menjadi Ketua Pengurus Baru WAMI untuk periode kepengurusan 2026-2028. (ist)

Rekam jejak Handy di industri musik terbilang panjang, mencapai lebih dari 20 tahun sejak mendirikan band Soulvibe pada 2003 bersama rekan-rekan sejak masa sekolah.

Lanjut Baca:

Format trio bersama Bayu Adiputra Imran pada vokal dan Mohamad Caesar Rizal pada drum masih bertahan hingga kini, dengan Handy aktif berperan sebagai pemain bass sekaligus penulis dan produser lagu-lagu hits Soulvibe. Keterlibatan Handy di luar Soulvibe turut mencakup perannya sebagai pencipta lagu dan produser yang menggarap album Raisa Adriana pada periode awal karier penyanyi tersebut. Sementara latar belakang pendidikan S1 Business Management di Prasetiya Mulya turut menjadi bekal Handy dalam mengelola manajemen band secara profesional, termasuk saat mendirikan Antartika Corp.  

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya