Kalahkan ChatGPT, Meta Muse Tembus 1,8 Juta Unduhan dalam 12 Hari

Muse mencatat pertumbuhan awal lebih tinggi dari ChatGPT di mobile. Apa yang membuat AI milik Meta ini cepat menarik pengguna?

oleh Muhammad Yudha PratamaDiterbitkan 22 September 2026, 10:41 WIB
Facebook meluncurkan tanda Meta baru mereka di kantor pusat perusahaan di Menlo Park, California, Kamis, 28 Oktober 2021. Facebook Inc. yang diperangi mengubah namanya menjadi Meta Platforms Inc., atau Meta, untuk mencerminkan apa yang CEO Mark Zuckerberg mengatakan komitmennya untuk mengembangkan t

Liputan6.com, Jakarta - Aplikasi AI milik Meta, Muse, menunjukkan pertumbuhan awal yang cepat setelah diluncurkan. Dalam 12 hari pertama, jumlah unduhannya di iOS Amerika Serikat dan Kanada melampaui pencapaian awal ChatGPT.

Dikutip dari TechCrunch, Selasa (22/9/2026), perusahaan analisis aplikasi, Apptopia, memperkirakan Muse mencatat 1,8 juta unduhan di iOS Amerika Serikat (AS) dan Kanada dalam 12 hari pertama. Pada periode yang sama, ChatGPT mencatat 1,3 juta unduhan.

Perbandingan ini hanya menggunakan data iOS dari AS dan Kanada. Cara itu dipakai agar kedua aplikasi bisa dibandingkan dalam kondisi yang relatif sama pada masa awal peluncurannya.

Secara global, Muse diperkirakan sudah mencapai 2,8 juta unduhan selama 12 hari pertama. Muse juga naik dari posisi kedua ke posisi pertama dalam daftar aplikasi gratis di App Store AS.

Pertumbuhan Muse bukan hanya terlihat dari jumlah pemasangan. Apptopia memperkirakan aplikasi ini memiliki 642.000 pengguna aktif harian di Amerika Serikat, sedangkan ChatGPT berada di angka 231.000 pada periode pembanding.

Saat perbandingan hanya menggunakan perangkat iOS, Muse juga berada di posisi lebih tinggi. Jumlah pengguna aktif hariannya diperkirakan mencapai 359.000 pada periode awal tersebut.

Meski angkanya terlihat tinggi, data yang ditunjukkan bukan berasal dari Meta. Apptopia menggunakan perkiraan berdasarkan data pasar dan tidak memiliki akses langsung ke data internal perusahaan.

Meta sendiri belum mengumumkan angka resmi mengenai jumlah pengguna Muse. Karenanya, capaian aplikasi itu masih perlu dilihat kembali setelah perusahaan memberikan data penggunaan secara langsung.

Muse Terhubung dengan Layanan Meta

Muse dirancang sebagai personal AI agent yang bukan hanya menjawab pertanyaan. Meta menyebut aplikasi ini bisa membantu mengerjakan sejumlah tugas, seperti mengirim email, memesan perjalanan, dan menyelesaikan pekerjaan tertentu secara lebih mandiri.

Salah satu faktor yang ikut membantu pertumbuhan Muse adalah keterhubungannya dengan layanan Meta. Selain tersedia sebagai aplikasi mandiri, Muse juga dapat digunakan melalui WhatsApp serta terhubung dengan Facebook dan Instagram.

Data Apptopia menunjukkan lebih dari 95% pengguna Muse juga menggunakan Facebook, sementara sekitar 63% tercatat menggunakan Instagram.

 

Strategi Cross-promotion

Kondisi itu memberi Meta ruang untuk melakukan cross-promotion melalui platform yang sudah memiliki basis pengguna besar.

Strategi serupa sebelumnya digunakan perusahaan untuk memperkenalkan Threads melalui Instagram dan Facebook.

Untuk saat ini, pertumbuhan Muse terlihat kuat berdasarkan perkiraan pihak ketiga. Namun, posisi aplikasi tersebut di pasar AI masih perlu dipantau setelah Meta merilis data resmi mengenai jumlah pengguna dan tingkat pemakaiannya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya