Liputan6.com, Jakarta - Kate Middleton kembali menghadirkan gaya elegan khas musim gugur saat mendampingi Pangeran William dalam kunjungan resmi pertama mereka ke Isle of Bute, Skotlandia, Kamis, 17 September 2026. Di tengah agenda yang berfokus pada kehidupan komunitas, kegiatan sukarela, dan tradisi lokal, aksesori yang dikenakan Putri Wales turut menjadi sorotan.
Melansir HOLA, Senin, 21 September 2026, Kate melengkapi penampilannya dengan Lauren Pavé Diamond Leaf Drop Earrings dari Kiki McDonough. Anting berbentuk daun itu dibuat dari emas kuning 18 karat dan dihiasi berlian pavé yang memberikan sentuhan berkilau pada penampilannya.
Advertisement
Pilihan tersebut ternyata menyimpan kisah yang berkaitan dengan mendiang ibu mertuanya, Putri Diana. Anting seharga USD 4.270 atau sekitar Rp 76 juta itu merupakan bagian dari koleksi Lauren yang terinspirasi dari balerina Inggris Lauren Cuthbertson, penari utama The Royal Ballet.
Koleksinya mengambil inspirasi dari penampilan Cuthbertson dalam Alice's Adventures in Wonderland, dengan desain daun dan batu permata berkilauan. Motif tersebut terasa semakin bermakna mengingat kedekatan Diana dengan dunia balet.
Ia telah mempelajari tari sejak muda dan pernah mencuri perhatian saat menari bersama Mikhail Baryshnikov pada 1985. Kiki McDonough juga memiliki sejarah dengan keluarga kerajaan.
Diana pernah mengenakan anting dari desainer tersebut saat bertemu Barbara Bush di Gedung Putih pada 1990. Kini, Kate melanjutkan sentuhan warisan itu melalui pilihan perhiasannya. Sentuhan tersebut memperkuat kesan klasik sekaligus personal pada gaya Kate.
Gaya Musim Gugur
Kate memperkuat gaya musim gugur dengan palet busana berwarna cokelat dan hijau olive. Ia mengenakan mantel trench Burberry cokelat di atas sweater hijau zaitun, lalu memadukannya dengan celana Jodhpur cokelat dari Holland Cooper.
Penampilannya dilengkapi ikat pinggang kulit bermotif bunga dari Maison Hotel, serta sepatu bot suede cokelat. Dalam beberapa agenda, Kate juga terlihat mengenakan topi tweed wol bermotif herringbone berwarna hijau dari House of Bruar, menurut What Kate Wore.
Perpaduan tersebut menciptakan tampilan kasual yang tetap elegan dan selaras dengan suasana kunjungannya di Skotlandia. Kate mempertahankan gaya rapi saat menyapa masyarakat yang hadir bersama Pangeran William.
Saat mengunjungi Bute Shinty Club, ia bahkan tetap mengenakan anting berlian tersebut ketika mencoba olahraga tradisional Skotlandia. Pilihan busananya memperlihatkan bagaimana aksesori klasik dapat menjadi pelengkap kuat dalam penampilan sehari-hari.
Putri Diana Jadi Inspirasi
Ini tentu bukan kali pertama penampilan Kate lekat dengan mendiang mertuanya. Saat menghadiri Trooping the Color 2026 pada 13 Juni 2026, Putri Wales mengenakan gaun mantel biru pastel karya Catherine Walker dengan detail garis putih yang kontras.
Gaya kerajaan itu elegan dan terasa familiar saat pertama kali dilihat. Dengan bantalan bahu yang lembut dan potongan ramping yang membentuk tubuh, gaun mantel ini bernuansa khas era 80-an.
Mengutip Hello Magazine, 14 Juni 2026, gaun yang dikenakan Kate memiliki tampilan identik dengan gaun Catherine Walker yang dikenakan Putri Diana pada 1987. Diana mengenakan gaun mantel berwarna biru es saat hujan turun di Bandara Huddersfield.
Ini adalah kali kedua Kate meniru gaya mendiang ibu Pangeran William dan Pangeran Harry di Trooping the Colour. Pada 2025, bangsawan berambut cokelat itu juga mengenakan gaun mantel berwarna turquoise patriotik karya Catherine Walker.
Memadukan Perhiasan Warisan Queen Mother dan Princess Diana
Gaun Kate dikenal dengan nama "Bria," berupa gaun mantel wol aquamarine tua dengan kerah dan manset kontras warna gading. Ia melengkapinya dengan topi karya Juliette Botterill, sepatu hak tinggi nude, anting menjuntai, serta sanggul elegan.
Penampilannya mengingatkan pada gaya Putri Diana saat menghadiri Trooping the Color pada 1988. Kala itu, Diana mengenakan gaun mantel rancangan Catherine Walker dalam kombinasi hijau dan putih, lengkap dengan detail kontras pada bagian depan dan manset.
Catherine merupakan salah satu desainer favorit Diana. Sepanjang menjalankan tugas kerajaan, sang putri diketahui memiliki lebih dari 1.000 busana rancangan desainer tersebut.
Kedekatan itu juga terlihat dalam salah satu momen terakhir Diana. Walker merancang gaun hitam yang dikenakan Diana saat pemakamannya di Althorp, memperkuat keterkaitan namanya dengan perjalanan gaya sang putri.